Harga Tapioka Naik hingga 100 Persen, Ternyata Ini Penyebabnya!

Harga Tapioka Naik hingga 100 Persen, Ternyata Ini Penyebabnya!

Pedagang menimbang tepung tapioka kemasan di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Rabu (4/11/2026). Pedagang setempat mengatakan harga tepung tapioka di berbagai pasar tradisional di Kota Bandung mengalami kenaikan menjadi Rp19.000 per kilogram dibandingkan harga--

RADAR JABAR - Harga tepung tapioka di sejumlah Pasar di Kota Bandung, dilaporkan mengalami kenaikan secara signifikan. Bahkan hingga 100 persen.

Menurut Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung melalui Kepala Bidang (Kabid) Distribusi dan Perdagangan Pengawasan Kemetrologian, Meiwan Kartiwa, kenaikan harga tepung tapioka khususnya di Kota Bandung telah terjadi sejak dua minggu ke belakang.

"Memang harga tepung tapioka ini sudah mengalami kenaikan. Sebenarnya kenaikannya sudah dari hampir sekitar 2 mingguan harganya naik," ucapnya saat dikonfirmasi, Rabu (4/11/2026).

Berdasarkan hasil monitoring yang dilakukannya, Meiwan mengatakan, kondisi harga tepung tapioka kini telah berkisar di angka Rp18.000 - Rp19.000 per kilogramnya.

"Kalau awalnya itu sekitar Rp12 ribuan lah per kilogrammya. Kemarin terakhir sih Rp18 ribu atau Rp19 ribu. Memang harganya (sekarang) segitu. Awalnya sih Rp12 ribuan," ucapnya.

Disinggung mengenai faktor utama terjadinya kenaikan harga tersebut, Meiwan menyebut berdasarkan laporan yang diterimanya yakni disebabkan akibat bahan yang diduga kini sulit didapat.

"Memang dari distributornya itu mengalami kenaikan, seperti itu. Kalau ditanya hasil koordinasi sih, ternyata memang ini terkait bahan bakunya yang berkurang. Bahan bakunya itu kan kalau tepung tapioka itu singkong. Nah, ini singkongnya yang berkurang. Mungkin karena produk singkong berkurang, harga singkongnya sebagai bahan baku tepung tapioka ikut naik juga," ujarnya.

Meski begitu untuk mengantisipasi terjadinya kenaikan harga kembali, Meiwan mengaku bahwa pihaknya akan terus melakukan monitoring ke sejumlah pasar.

"Yang paling utama terus lakukan monitoring terkait harga dan ketersediaan. Tapi yang paling utama ini ketersediaannya. Karena kan kalau harga mah itu kan mengikuti mekanisme pasar, yang penting ketersediaannya ada di pasaran, biar harga juga tidak panik lah," pungkasnya.

Sebelumnya, harga tepung tapioka di sejumlah Pasar di Kota Bandung dikabarkan mengalami lonjakan signifikan. 

Dari yang sebelumnya berkisar Rp12.000 - Rp13.000 per kilogram, seperti diungkapkan salah seorang pedagang di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Sutisna (60), kini harga tapioka telah menembus angka Rp19.000 per kilogram.

"Kayaknya akibat gagal panen, atau produksinya sedikit gitu," katanya saat ditemui di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Rabu (4/11).

Akibat naiknya harga tersebut, Sutisna mengaku telah berdampak terhadap permintaan konsumen. Dimana menurutnya dampak permintaan konsumen yang paling dirasakan, yakin terjadi kepada salah satunya produsen kerupuk.

Sumber: