LUTD Dinilai Buka Peluang Masyarakat Keluar dari Lingkaran Kemiskinan

LUTD Dinilai Buka Peluang Masyarakat Keluar dari Lingkaran Kemiskinan

Listrik Jampang Kulon Dinilai Buka Peluang Investasi di Selatan Jawa Barat-PIXABAY-

RADAR JABAR - Ekonom Universitas Islam Bandung (Unisba) Ade Yunita Mafruhat menilai program Light Up the Dream (LUTD) dapat menjadi salah satu instrumen untuk membantu masyarakat prasejahtera keluar dari lingkaran kemiskinan melalui perluasan akses listrik.

 

“Listrik adalah alat paling efektif untuk memutus poverty trap atau lingkaran kemiskinan,” kata Ade.

 

Menurut Ade, listrik merupakan infrastruktur dasar yang dapat memperluas kesempatan masyarakat dalam pendidikan, pekerjaan, maupun kegiatan ekonomi.

 

Bagi keluarga prasejahtera, keterbatasan listrik dapat membatasi aktivitas setelah matahari terbenam. Sebaliknya, ketersediaan listrik memberikan waktu dan kesempatan lebih panjang untuk melakukan berbagai kegiatan.

 

Dari sisi pendidikan, anak-anak dapat belajar pada malam hari dengan penerangan yang lebih memadai. Keluarga juga dapat menggunakan perangkat elektronik dan teknologi informasi untuk mendukung proses belajar.

 

Sementara dari sisi ekonomi, listrik memungkinkan keluarga menjalankan usaha dari rumah. Peralatan produksi, mesin jahit, lemari pendingin, maupun perangkat usaha lainnya dapat digunakan ketika kebutuhan energi tersedia.

 

Menurut Ade, aktivitas tersebut dapat menciptakan sumber pendapatan tambahan bagi keluarga.

 

Sumber: