LUTD PLN UID Jabar Perlu Sesuaikan Karakter dan Kebutuhan Wilayah

LUTD PLN UID Jabar Perlu Sesuaikan Karakter dan Kebutuhan Wilayah

LUTD PLN UID Jabar Perlu Sesuaikan Karakter dan Kebutuhan Wilayah-Pixabay-

RADAR JABAR —Pakar Kebijakan Publik Universitas Padjadjaran (Unpad) Yogi Suprayogi menilai program Light Up the Dream (LUTD) perlu dikembangkan dengan mempertimbangkan karakter dan kebutuhan masing-masing wilayah agar perluasan akses listrik dapat memberikan manfaat yang optimal.

 

“Listrik ini sangat penting di era saat ini. Di desa misalnya, paling miskin pun biasanya untuk melakukan sesuatu itu pasti berinteraksi dengan listrik,” kata Yogi.

Menurut Yogi, listrik kini menjadi kebutuhan dasar yang menopang berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari penerangan, komunikasi, pendidikan, hingga kegiatan ekonomi.

Namun, penyediaan listrik di setiap wilayah memiliki tantangan yang berbeda. Kondisi geografis, jarak, dan ketersediaan infrastruktur dapat memengaruhi pilihan solusi kelistrikan.

 

Ia mencontohkan wilayah yang masih mengandalkan generator berbahan bakar diesel. Biaya operasional dapat menjadi tantangan apabila bahan bakar harus didatangkan ke daerah yang sulit dijangkau.

 

Karena itu, Yogi menilai pendekatan pemerataan listrik perlu fleksibel dengan mempertimbangkan sumber energi dan kondisi lokal.

 

“Sebetulnya kita harus diversifikasi. Tidak bisa hanya mengandalkan batu bara,” ujarnya.

 

Menurut dia, potensi energi surya, hidro, air laut, energi dari sampah, maupun sumber energi lainnya dapat dikaji sesuai kebutuhan dan kelayakan masing-masing wilayah.

Sistem kelistrikan mandiri juga dapat menjadi alternatif di daerah tertentu yang sulit dijangkau jaringan listrik, selama memenuhi aspek teknis, ekonomi, dan keberlanjutan.

Sumber: