FIFA Restui Suporter Away Hadir di Super League 2026/27, Ada Syarat Ketat

FIFA Restui Suporter Away Hadir di Super League 2026/27, Ada Syarat Ketat

FIFA Restui Suporter Away Hadir di Super League 2026/27, Ada Syarat Ketat -Dimas Rachmatsyah -Jabar Ekspres

RADAR JABAR - Kabar baik datang bagi suporter sepak bola Indonesia. Pendukung tim tamu berpeluang kembali menyaksikan pertandingan secara langsung di stadion pada kompetisi Super League 2026/27.

Peluang tersebut muncul setelah FIFA memberikan lampu hijau kepada PSSI untuk mengakomodasi kehadiran suporter away. Meski demikian, kebijakan ini tidak berarti pendukung tim tamu dapat hadir secara bebas di setiap pertandingan.

Presiden Direktur I.League, Ferry Paulus, mengatakan penerapan suporter away akan dilakukan secara selektif dengan memperhatikan berbagai faktor. Kondisi pertandingan, tingkat rivalitas, kesiapan stadion, serta rekomendasi kepolisian menjadi pertimbangan utama.

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari proses transformasi sepak bola Indonesia setelah tragedi Kanjuruhan pada 2022 yang menelan sekitar 130 korban jiwa. Sejak kejadian tersebut, aspek keamanan dan keselamatan menjadi perhatian utama dalam penyelenggaraan pertandingan sepak bola nasional.

I.League bersama PSSI kemudian terus melakukan evaluasi terhadap regulasi serta aktivitas suporter. Ferry menyebut proses tersebut telah berlangsung cukup panjang, termasuk dalam satu tahun terakhir.

“Ya, ini merupakan perjalanan panjang yang terus kami jalankan, terutama dalam satu tahun terakhir. Kalau dikaitkan dengan suporter, bisa dibilang selama ini aktivitasnya sangat minim,” ungkap Ferry di Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2026.

Ferry menjelaskan, PSSI sebelumnya telah mengajukan proposal kepada FIFA terkait rencana mengakomodasi kembali suporter tim tamu. FIFA kemudian memberikan persetujuan dengan sejumlah catatan yang harus dipatuhi oleh klub dan suporter.

"Kami sudah menyampaikan proposal dan purpose kami kepada FIFA, kemudian FIFA memberikan restu dengan catatan suporter klub juga harus mematuhi segala hal yang sudah kami sampaikan kepada seluruh klub," tambahnya.

Laga Rivalitas Tinggi Bisa Tanpa suporter away

Penerapan kebijakan suporter away nantinya tidak akan diberlakukan secara sama pada setiap pertandingan. Tingkat keamanan dan kesiapan penyelenggara akan menjadi dasar dalam menentukan apakah pendukung tim tamu diperbolehkan hadir.

"Ada batasan-batasan yang harus dipatuhi dan larangan-larangan yang harus dijaga. Dengan demikian, keberadaan suporter away ini bisa terus berjalan," terang dia.

Ferry juga menegaskan bahwa pertandingan dengan rivalitas tinggi masih berpotensi mendapatkan pengecualian. Duel Persebaya Surabaya kontra Arema FC serta Persija Jakarta melawan Persib Bandung menjadi contoh pertandingan yang kemungkinan tetap tidak dihadiri suporter away.

"Untuk pertandingan dengan tingkat rivalitas tinggi seperti itu, suporter away bisa di-lock atau tidak diperbolehkan hadir. Bisa saja ada kebijakan lain yang melarang suporter away, tetapi indikator utamanya tetap berasal dari pihak kepolisian," tegas Ferry.

Dengan demikian, kembalinya suporter away ke stadion bukan merupakan hak yang otomatis berlaku pada setiap pertandingan. Keputusan tetap akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing laga, kesiapan klub dan stadion, serta rekomendasi aparat keamanan.

suporter away Bisa Tingkatkan Daya Tarik Kompetisi

Kembalinya pendukung tim tamu di kasta tertinggi sepak bola Indonesia diharapkan dapat menghidupkan kembali atmosfer pertandingan. Kehadiran mereka juga berpotensi memberikan manfaat komersial dan meningkatkan daya tarik pertandingan bagi klub.

Selain membuat atmosfer kompetisi lebih semarak, kehadiran suporter away dapat menghadirkan persaingan yang lebih hidup sekaligus memberikan tekanan tambahan bagi tim yang bermain di kandang.

Meski begitu, seluruh manfaat tersebut tetap harus berjalan sejalan dengan aturan dan standar keselamatan yang telah ditetapkan dalam proses transformasi sepak bola Indonesia.

"Karena itu, kami percaya diri memberikan ruang kepada klub untuk mendapatkan benefit dan exposure. Yang tidak kalah penting, kehadiran suporter away juga akan memberikan daya saing dan tekanan bagi klub itu sendiri," pungkas Ferry. (*)

 

Sumber: