GNTI Jabar: Mendagri Harus Evaluasi Bupati Purwakarta
Tangkapan Layar--
RADAR JABAR - Pengurus Wilayah Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) Jawa Barat mendesak Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk mengevaluasi sekaligus mencopot Bupati Purwakarta Om Zein. Desakan itu disampaikan menyusul beredarnya lagu dan pernyataan Om Zein yang dinilai mengandung unsur pelecehan terhadap perempuan dan tidak mencerminkan etika seorang pejabat publik.
Ketua PW GNTI Jawa Barat, Pamriadi, mengatakan kepala daerah seharusnya menjadi teladan dalam menjaga norma kesusilaan, menghormati perempuan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kesetaraan gender.
"Kami menilai lirik dan konteks lagu yang dibuat Bupati Purwakarta Om Zein sudah masuk kategori pelecehan terhadap perempuan. Ini tidak bisa ditoleransi. Mendagri harus tegas dan mencopotnya," ujar Pamriadi di Bandung, Minggu (5/7/2026).
Menurutnya, konten yang dipersoalkan tersebut telah memicu kegaduhan di ruang publik dan berpotensi melukai perasaan masyarakat, khususnya kaum perempuan. Karena itu, pemerintah pusat diminta memberikan respons tegas agar tidak menjadi preseden bagi pejabat publik lainnya.
PW GNTI Jawa Barat menilai terdapat sedikitnya tiga alasan yang mendasari desakan tersebut. Pertama, lagu yang beredar dinilai merendahkan martabat perempuan dan bertentangan dengan semangat perlindungan terhadap perempuan. Kedua, tindakan itu dianggap mencederai etika pejabat publik yang seharusnya menjadi panutan masyarakat. Ketiga, di tengah berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Purwakarta, kepala daerah dinilai seharusnya lebih memprioritaskan penyelesaian tugas pemerintahan dibanding membuat konten yang menuai kontroversi.
"Kami meminta Mendagri tidak menutup mata. Jika tidak ada tindakan tegas, ini akan menjadi preseden buruk bagi kepala daerah lain," katanya.
Pamriadi juga mengajak organisasi perempuan dan elemen masyarakat sipil di Jawa Barat untuk ikut mengawal persoalan tersebut hingga ada respons dari pemerintah pusat.
Sumber: