Kekayaan Jaro Ade Melonjak, Bisnis Ini Jadi Sorotan Publik

Kekayaan Jaro Ade Melonjak, Bisnis Ini Jadi Sorotan Publik

Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau dikenal Jaro Ade saat memberikan keterangan kepada wartawan. Foto: Regi--

RADAR JABAR - Harta kekayaan Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau yang akrab disapa Jaro Ade tengah menjadi sorotan publik. Selain jumlah kekayaannya yang melonjak drastis, publik juga menyorot banyaknya lahan yang Jaro Ade miliki, termasuk kepemilikan dua ekskavator, alat berat yang biasa digunakan di dalam kegiatan penambangan. 

 

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dikutip akun @kasuspedia, total kekayaan Jaro Ade berdasarkan laporan tahun 2024 mencapai Rp62,14 miliar. Jumlah tersebut naik hingga lebih dari Rp57 miliar dibandingkan laporan harta kekayaan pada tahun 2018 yang hanya sebesar Rp4,78 miliar. Artinya, hanya dalam kurun waktu enam tahun, kekayaan Jaro Ade melonjak hingga 13 kali lipat.

 

Di laporan tahun 2025, jumlah kekayaan Jaro Ade memang turun Rp4,5 miliar menjadi Rp57,7 miliar. Namun, dibandingkan kekayaannya pada 2018, jumlah tersebut tetap tercatat melesat hingga lebih dari 12 kali lipat. Jika ditelisik, penurunan jumlah kekayaan pada 2025 dibandingkan 2024 terjadi pada komponan harta alat transportasi dan mesin serta komponen harta kas dan setara kas. 

 

Komponen harta alat transportasi dan mesin turun Rp6,05 miliar menjadi Rp5,45 miliar. Hal ini seiring hilangnya beberapa kendaraan dalam daftar kekayaan di 2025 seperti Volvo EC 2000 D Tahun 2019, Jeep Rubicon Tahun 2015, Toyota Alphard 25 G Tahun 2023, Mitsubishi Center FE 75 Tahun 2023, dan Isuzu NMR 71 T Tahun 2020. Sementara kas dan setara kasnya berkurang Rp1,9 miliar menjadi Rp2,24 miliar.

 

Namun yang menarik, aset tanah dan bangunan yang Jaro Ade miliki justru terus meningkat. Di 2018, nilai aset tanah dan bangunan yang Jaro Ade miliki hanya sebesar Rp4,07 miliar. Di 2024, komponen harta tanah dan bangunan milik Jaro Ade melesat menjadi Rp45,9 miliar. Kemudian, dalam kurun waktu 1 tahun masa jabatannya, aset tanah dan bangunan Jaro Ade naik lagi sebesar Rp4,8 miliar menjadi Rp50,7 miliar. 

 

Harta dalam bentuk tanah dan bangunan memang menjadi harta terbesar Jaro Ade. Dari total kekayaan sebesar Rp57,7 miliar, porsi harta tanah dan bangunan mencapai 87,9%. Aset properti yang Jaro Ade miliki tersebut di Kabupaten dan Kota Bogor, termasuk satu lahan seluas 5,7 hektare senilai Rp11,38 miliar  dan satu bidang lahan seluas 15.000 meter persegi senilai Rp14,25 miliar.

 

Sejumlah akun publik di media sosial menyoroti kenaikan komponen harta tanah dan bangunan Jaro Ade dalam satu terakhir. Sebab, kenaikan tersebut berbarengan dengan penugasan Jaro Ade sebagai Ketua Tim Percepatan Pengadaan Lahan untuk sejumlah proyek strategis di Kabupaten Bogor.

 

Sumber: