PT Generasi Muda Bersatu Dukung Program Donasi JKN BPJS Kesehatan

PT Generasi Muda Bersatu Dukung Program Donasi JKN BPJS Kesehatan

PT Generasi Muda Bersatu Dukung Program Donasi JKN BPJS Kesehatan--Istimewa

RADAR JABAR – BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi bersama PT Generasi Muda Bersatu resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pemberian Donasi untuk Pembayaran Iuran Jaminan Kesehatan bagi Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (19/05) di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi dan dihadiri oleh Plh. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi, Nora Duita Manurung beserta jajaran serta Pimpinan PT Generasi Muda Bersatu, I Gusti Ngurah Kusuma Wijaya beserta jajaran.

Program donasi ini merupakan bentuk partisipasi badan usaha dalam mendukung keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), khususnya membantu peserta PBPU yang mengalami tunggakan iuran. Melalui program tersebut, donasi yang diberikan akan digunakan untuk membantu pembayaran tunggakan peserta sehingga kepesertaan JKN dapat kembali aktif.

Dalam sambutannya, Nora Duita Manurung menyampaikan apresiasi kepada PT Generasi Muda Bersatu yang menjadi badan usaha pertama di Kabupaten Sukabumi yang berpartisipasi dalam program donasi tunggakan peserta JKN.

“Kami sangat berterima kasih karena PT Generasi Muda Bersatu sudah mau berkontribusi dan ikut menjadi salah satu badan usaha yang memberikan donasi untuk peserta yang menunggak. Program ini bukan untuk membayarkan iuran selamanya, tetapi membantu peserta agar tunggakannya terselesaikan sehingga selanjutnya mereka bisa kembali melanjutkan pembayaran iuran secara mandiri,” ujar Nora.

Nora menjelaskan bahwa tingkat tunggakan peserta PBPU di Kabupaten Sukabumi masih cukup tinggi, khususnya pada peserta kelas 3. Menurutnya, program donasi ini menjadi salah satu bentuk gotong royong untuk membantu masyarakat tetap mendapatkan perlindungan kesehatan melalui Program JKN.

“Di Kabupaten Sukabumi, peserta mandiri yang menunggak masih cukup banyak. Bahkan rata-rata hampir 50 persen peserta kelas 3 mengalami tunggakan. Karena itu, kami sangat bersyukur ada badan usaha yang mau ikut membantu masyarakat melalui program ini,” jelas Nora.

Ia juga berharap langkah PT Generasi Muda Bersatu dapat menjadi contoh bagi badan usaha lain di Sukabumi agar ikut berpartisipasi dalam mendukung keberlangsungan Program JKN.

“Walaupun ini masih langkah awal, kami berharap ke depan donasinya bisa terus bertambah dan menjadi percontohan bagi badan usaha lainnya. Apalagi perusahaan di Kabupaten Sukabumi cukup banyak, sehingga semangat gotong royong dalam mendukung Program JKN bisa terus tumbuh,” tambahnya.

Sementara itu, Pimpinan PT Generasi Muda Bersatu, I Gusti Ngurah Kusuma Wijaya menyampaikan bahwa program tersebut dinilai memberikan arah penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) yang lebih jelas dan tepat sasaran dibandingkan program sosial lainnya yang selama ini dijalankan perusahaan.

“Dengan adanya program ini, kami merasa penyaluran CSR jadi lebih jelas sasaran dan manfaatnya. Selama ini banyak program kesehatan yang kita bantu sifat manfaatnya masih jangka pendek, sehingga keberlanjutannya kurang dirasakan oleh masyarakat. Sementara


dalam program ini, targetnya jelas, sistem penyalurannya juga sudah terstruktur sehingga kami merasa lebih tepat untuk ikut berkontribusi,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya berharap kerja sama tersebut dapat terus berlanjut dengan cakupan bantuan yang lebih besar di masa mendatang.

“Harapan kami, program seperti ini bisa terus berjalan dan nantinya alokasi bantuannya bisa lebih besar lagi. Kami juga berharap usaha kami tetap berjalan baik sehingga dapat terus ikut berkontribusi membantu Masyarakat lebih luas lagi melalui Program JKN,” tutupnya.

Sumber: