Kurs Dolar AS Menguat, Rupiah Bergerak di Kisaran Rp17.100–Rp17.300
Ilustrasi--Freepik
RADAR JABAR - Kurs dolar Amerika Serikat (USD) terhadap rupiah Indonesia (IDR) pada Selasa, 21 April 2026, terpantau berada di kisaran Rp17.100 hingga Rp17.300. Berdasarkan data terbaru dari Bank Indonesia dan sejumlah bank besar nasional, rupiah menunjukkan pergerakan yang cenderung melemah tipis dibandingkan hari sebelumnya.
Mengacu pada kurs resmi Bank Indonesia, kurs dolar AS tercatat pada level beli Rp17.103,06 dan jual Rp17.274,94 per 20 April 2026 pukul 10.00 WIB. Angka ini mencerminkan adanya kenaikan harian, meskipun tidak terlalu signifikan.
Pergerakan ini menunjukkan bahwa tekanan terhadap rupiah masih berlangsung, seiring dengan dinamika pasar global dan sentimen ekonomi internasional.
Sementara itu, kurs yang ditawarkan oleh bank-bank komersial di Indonesia juga berada dalam rentang yang tidak jauh berbeda. Bank Central Asia (BCA) menetapkan kurs beli sebesar Rp17.035 dan kurs jual Rp17.335 per dolar AS. Di sisi lain, Bank Mandiri mencatat kurs beli Rp16.980 dan kurs jual Rp17.280.
BACA JUGA:Harga Emas Hari Ini 21 April 2026: Antam Naik Rp40 Ribu, Perhiasan Melemah
BACA JUGA:TelkomGroup Siapkan Future Leaders Melalui Program Pengembangan Kepemimpinan Strategis FLDP 2026
Kondisi serupa juga terlihat pada Bank Negara Indonesia (BNI), yang menetapkan kurs beli Rp17.040 dan kurs jual Rp17.340. Adapun Bank Rakyat Indonesia (BRI) berada pada kisaran yang hampir sama dengan bank-bank lainnya, mencerminkan stabilitas relatif di sektor perbankan dalam menentukan nilai tukar.
Jika dirangkum, perbandingan kurs di beberapa bank adalah sebagai berikut: BCA (Rp17.035/Rp17.335), Mandiri (Rp16.980/Rp17.280), BNI (Rp17.040/Rp17.340), dan Bank Indonesia (Rp17.103/Rp17.275). Perbedaan tipis antar bank ini umumnya dipengaruhi oleh kebijakan internal serta kondisi likuiditas masing-masing lembaga.
Di pasar global, nilai tukar spot rupiah terhadap dolar AS berada di kisaran Rp17.147. Angka ini menjadi indikator tambahan bagi pelaku pasar dalam memantau pergerakan mata uang secara real-time.
Fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kebijakan moneter global, kondisi ekonomi domestik, hingga sentimen investor terhadap pasar keuangan. Oleh karena itu, masyarakat dan pelaku usaha disarankan untuk terus memantau perkembangan kurs melalui situs resmi bank atau platform keuangan terpercaya.*
Sumber: