Nicolson Siap Pertahankan Gelar Interim WBC, Hadapi Tantangan Berat dari Turner di Australia

Nicolson Siap Pertahankan Gelar Interim WBC, Hadapi Tantangan Berat dari Turner di Australia

Poster laga utama Skye Nicolson lawan (kiri) lawan Mariah Turner (kanan) yang dipublikasikan World Boxing Council (WBC) dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Selasa (14/4/2026). --Laman resmi WBC via ANTARA

RADAR JABAR - World Boxing Council (WBC) mengumumkan bahwa juara dunia interim kelas bantam putri (53,5 kg), Skye Nicolson, akan kembali naik ring untuk mempertahankan gelarnya melawan Mariah Turner di Australia.

Dalam pernyataan resminya, WBC menegaskan bahwa duel ini bukan sekadar perebutan sabuk juara, tetapi juga menjadi peluang penting untuk menunjukkan dominasi di divisi yang masih berkembang di kancah internasional.

Pertandingan akan digelar di negara asal Nicolson, memberinya keuntungan sebagai tuan rumah sekaligus momentum untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu petinju unggulan di kelas bantam putri. Selama ini, Nicolson dikenal mengandalkan teknik presisi, penguasaan jarak, serta kecerdasan strategi yang membuatnya mampu mengendalikan jalannya pertarungan.

Sebagai pemegang gelar interim, Nicolson memikul tanggung jawab besar untuk mempertahankan statusnya sekaligus membuka jalan menuju gelar juara dunia penuh. Gaya bertarungnya yang disiplin dan minim kesalahan membuatnya menjadi lawan tangguh bagi siapa pun.

BACA JUGA:Daftar 12 Tim Lolos Langsung ke Playoff NBA 2026: Comeback Raptors, Hawk, dan Spurs

BACA JUGA:Timnas U-17 Indonesia dan Vietnam Puncaki Klasemen Grup A Setelah Raih Kemenangan Besar

Dengan catatan 15 kemenangan (tiga KO) dan satu kekalahan, Nicolson akan menghadapi ujian serius dari Turner. Petinju asal Selandia Baru itu datang dengan ambisi besar untuk mencuri perhatian dunia.

Turner, yang memiliki rekor 12 kemenangan (enam KO) dan satu kekalahan, dikenal dengan gaya bertarung agresif serta kekuatan pukulan yang berbahaya. Ia diprediksi akan memberikan tekanan lebih besar dibandingkan lawan-lawan yang pernah dihadapi Nicolson sebelumnya.

 

WBC menilai laga ini tidak hanya menentukan nasib gelar interim, tetapi juga akan berpengaruh pada arah perkembangan divisi kelas bantam putri yang semakin kompetitif di level global.*

Sumber: