Militer AS Bertahan di Iran Sampai Implementasi Kesepakatan Tuntas
Militer AS Bertahan di Iran Sampai Implementasi Kesepakatan Tuntas--Antara
RADAR JABAR - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa seluruh kapal, pesawat, serta personel militer AS, termasuk tambahan amunisi dan persenjataan, akan tetap ditempatkan di dalam dan sekitar wilayah Iran hingga kesepakatan yang telah dicapai benar-benar dijalankan secara penuh.
Dilansir dari laman Antara Trump menegaskan, apabila kesepakatan tersebut tidak dipatuhi—meskipun menurutnya kemungkinan itu sangat kecil maka aksi militer akan kembali dilakukan dengan kekuatan yang jauh lebih besar dari sebelumnya.
Ia juga menyebut bahwa kesepakatan terkait larangan pengembangan senjata nuklir sebenarnya sudah lama tercapai, meskipun ada pernyataan yang dianggapnya menyesatkan mengenai hal tersebut.
Menurutnya, dengan adanya kesepakatan itu, tidak akan ada senjata nuklir dan jalur strategis Selat Hormuz akan tetap terbuka serta aman untuk dilalui.
BACA JUGA:AS Disebut Setujui Prinsip Proposal Damai Iran, Negosiasi Dijadwalkan Dimulai di Islamabad
Trump menambahkan bahwa saat ini militer AS berada dalam kondisi siaga, sambil beristirahat dan menunggu langkah selanjutnya.
Sementara itu, Iran dan Amerika Serikat telah mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan pada Selasa (7/4). Kesepakatan ini bertujuan untuk membuka jalan menuju perjanjian permanen guna mengakhiri serangan yang dilakukan oleh AS dan Israel terhadap Iran sejak 28 Februari, yang telah menimbulkan banyak korban jiwa dan luka-luka.
Pengumuman gencatan senjata tersebut disampaikan kurang dari dua jam sebelum batas waktu yang beberapa kali diperpanjang oleh Trump. Tenggat itu sebelumnya diberikan kepada Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dan menerima kesepakatan, atau menghadapi ancaman kehancuran besar.
Sumber: