Perut Bunyi Saat Puasa, Normal atau Tanda Masalah? Ini Penjelasan Medisnya
Ilustrasi-wayhomestudio-Freepik
RADAR JABAR – Kamu sering merasakan perut bunyi saat puasa? Tenang kamu tak sendirian, nanyak orang pernah mengalami perut berbunyi saat puasa, dan sering muncul ketika waktu makan semakin dekat atau ketika perut sudah lama tidak terisi makanan.
Meski terkadang membuat tidak nyaman atau memalukan, kondisi ini sebenarnya umumnya normal dan bukan tanda penyakit, terutama jika tidak disertai keluhan lain seperti nyeri atau gangguan pencernaan.
Perut berbunyi merupakan bagian dari aktivitas alami sistem pencernaan yang terus bekerja meskipun seseorang sedang tidak makan. Tubuh memiliki mekanisme tertentu untuk menjaga fungsi pencernaan tetap berjalan, termasuk menggerakkan sisa makanan, cairan, dan gas di dalam saluran cerna.
Berikut beberapa penyebab utama mengapa perut sering berbunyi saat puasa.
1. Gerakan Peristaltik Usus
Salah satu penyebab paling umum perut berbunyi adalah gerakan peristaltik pada usus. Gerakan ini merupakan kontraksi otot-otot saluran pencernaan yang berfungsi mendorong makanan, cairan, dan gas agar bergerak dari lambung menuju usus.
Menariknya, gerakan ini tetap terjadi meskipun seseorang tidak sedang makan. Ketika saluran cerna relatif kosong saat puasa, kontraksi tersebut menjadi lebih terasa dan menghasilkan suara yang sering terdengar dari perut.
BACA JUGA:5 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Sahur agar Puasa Tetap Kuat Seharian
BACA JUGA:Cara Buat Stiker Jangan Cium Bayi, Lindungi dari Risiko Penularan Penyakit
2. Lambung dan Usus Sedang Kosong
Saat seseorang berpuasa selama beberapa jam, lambung dan usus menjadi lebih kosong. Kondisi ini membuat saluran cerna berisi lebih banyak udara dan gas dibandingkan saat ada makanan di dalamnya.
Karena tidak ada makanan yang meredam suara, pergerakan gas dan cairan di dalam saluran pencernaan menjadi lebih mudah terdengar. Inilah sebabnya suara perut sering muncul ketika menjelang waktu berbuka atau saat tubuh mulai merasakan lapar.
3. Aktivitas “Pembersihan” Usus
Tubuh memiliki mekanisme alami untuk membersihkan saluran pencernaan ketika perut kosong. Proses ini dikenal dalam dunia medis sebagai Migrating Motor Complex (MMC).
MMC adalah gelombang kontraksi kuat yang muncul setiap sekitar 90 hingga 120 menit saat tidak ada makanan di lambung. Fungsi utamanya adalah “menyapu” sisa makanan dan bakteri dari usus kecil menuju usus besar.
Aktivitas pembersihan ini dapat menimbulkan suara perut yang cukup keras karena kontraksinya lebih kuat dibandingkan gerakan pencernaan biasa.
4. Hormon Lapar Meningkat
Saat perut kosong, tubuh akan memproduksi lebih banyak hormon yang memicu rasa lapar. Salah satu hormon tersebut adalah Ghrelin, yang dikenal sebagai hormon pemicu rasa lapar.
Sumber: