5 Motor Matic Torsi Besar dan Irit Bensin untuk Touring 2026, Mudik Jadi Lebih Hemat!
5 Motor Matic Torsi Besar dan Irit Bensin untuk Touring 2026, Mudik Jadi Lebih Hemat!--
RADAR JABAR - Untuk touring atau mudik jarak jauh, motor tidak hanya harus nyaman dikendarai. motor juga harus memiliki tenaga yang cukup kuat saat melewati tanjakan, terutama jika membawa barang tambahan atau penumpang.
Selain itu, konsumsi bensin yang hemat juga menjadi faktor penting agar perjalanan tidak terlalu sering berhenti di SPBU.
Di tahun 2026, beberapa motor matic di Indonesia dikenal memiliki kombinasi yang ideal untuk perjalanan jauh. Berikut lima motor matic dengan torsi besar dan konsumsi bensin cukup irit yang cocok untuk touring.
1. Honda PCX 160
Honda PCX 160 menjadi salah satu motor matic yang sangat populer untuk perjalanan jauh. Motor ini menggunakan mesin 156,9 cc eSP+ yang terkenal halus namun tetap bertenaga.
Torsi yang dihasilkan mencapai sekitar 14,7 Nm, membuat motor ini cukup kuat ketika menghadapi tanjakan panjang atau jalur pegunungan. Akselerasinya juga terasa halus sehingga perjalanan jauh terasa lebih nyaman.
Salah satu keunggulan utama PCX adalah konsumsi bahan bakarnya yang efisien. Dalam penggunaan normal, motor ini bisa mencapai lebih dari 40 km per liter. Dengan tangki bahan bakar yang cukup besar, pengendara bisa menempuh jarak ratusan kilometer tanpa sering berhenti untuk mengisi bensin.
Selain itu, desain jok yang lebar dan posisi duduk santai membuat motor ini sangat nyaman digunakan untuk perjalanan panjang.
BACA JUGA:7 Motor Matic Paling Tangguh, Paling Ngebut, dan Irit di Jalanan, Harga Mulai Rp18 Jutaan
BACA JUGA:Ini 5 Daftar Motor Bebek Terbaik dari Honda dan Yamaha Tahun 2026
2. Yamaha NMAX Turbo
Yamaha NMAX Turbo menjadi salah satu motor matic touring yang paling banyak digunakan di Indonesia. Motor ini memiliki mesin 155 cc Blue Core dengan teknologi VVA yang membuat tenaga tetap stabil di berbagai putaran mesin.
Torsi maksimalnya sekitar 14,2 Nm, cukup kuat untuk menghadapi tanjakan curam atau jalan panjang di daerah pegunungan. Karakter mesinnya juga cukup responsif sehingga akselerasi terasa ringan.
Selain tenaga yang besar, konsumsi bahan bakarnya juga cukup irit untuk kelasnya. Dalam penggunaan normal, motor ini bisa mencapai sekitar 40 km per liter tergantung kondisi jalan dan gaya berkendara.
Sumber: