Tetap Fit Saat Ramadhan! Ini 6 Olahraga Saat Berpuasa yang Cocok

Tetap Fit Saat Ramadhan! Ini 6 Olahraga Saat Berpuasa yang Cocok

Ilustrasi-Drazen Zigic-Freepik

RADAR JABAR - Banyak orang yang menganggap bahwa olahraga tidak cocok di bulan Ramadhan, justru olahraga saat berpuasa sangat penting. Hal ini untuk menjaga kebugaran tubuh, mempertahankan massa otot, serta membantu metabolisme tetap stabil agar badan tetap bugar walaupun sedang berpuasa.

Kuncinya yaitu memilih jenis latihan yang ringan hingga sedang agar tidak menguras energi secara berlebihan dan tetap mendukung kelancaran ibadah. Jadi tidak ada alasan untuk bermalas-malasan di bulan yang suci ini.

Jika kamu merupakan pemula yang sedang fokus pada fitness, penting untuk memahami bahwa kondisi tubuh saat puasa berbeda dengan hari biasa. Tubuh tidak mendapatkan asupan cairan dan kalori selama belasan jam, sehingga olahraga harus disesuaikan dengan kemampuan dan tidak memaksakan diri.

Jika kamu ingin tetap aktif berolahraga selama bulan Ramadan, ada beberapa pilihan jenis olahraga saat berpuasa yang aman dan sesuai untuk dilakukan. Berikut beberapa rekomendasinya.

BACA JUGA:Semarak Ramadan di Ciwalk, Ada Rampak Bedug hingga Bagi-Bagi Takjil

BACA JUGA:Stop Percaya Mitos! B ERL Very Berry Acne Spot Treatment Mengatasi Jerawat Tanpa Rasa Perih

Rekomendasi Olahraga Saat Berpuasa

1. Jalan kaki 20–30 menit

Jalan kaki bisa jadi pilihan paling aman untuk olahraga saat berpuasa. Aktivitas ini membantumu untuk melancarkan peredaran darah, menjaga kesehatan jantung, dan membakar kalori ringan. Waktu ideal melakukannya adalah pagi hari setelah sahur atau sore hari menjelang berbuka (ngabuburit).

2. Yoga atau stretching

Yoga dan peregangan sangat cocok dilakukan saat puasa karena tidak menguras banyak energi. Gerakan yang terkontrol membantu meningkatkan fleksibilitas, memperbaiki postur tubuh, serta memberikan efek relaksasi. Selain itu, yoga juga membantu mengurangi stres dan menjaga keseimbangan hormon.

3. Pilates atau senam ringan

Pilates fokus pada penguatan otot inti (core) dan keseimbangan tubuh. Dengan gerakan yang stabil dan terukur, pilates mampu menjaga kebugaran tanpa menyebabkan dehidrasi berlebihan. Senam ringan juga bisa menjadi alternatif untuk menjaga tubuh tetap aktif.

4. Bersepeda santai

Apabila tubuhmu masih terasa bugar, kamu dapat mencoba bersepeda. Aktivitas ini, terutama di jalur yang datar, efektif membantu membakar kalori sekaligus menjaga kesehatan jantung. Pastikan melakukannya dengan kecepatan santai agar energi tidak terkuras berlebihan.

5. Lompat tali atau jogging pelan

Lompat tali dalam waktu singkat atau jogging dengan intensitas ringan bisa membantu meningkatkan metabolisme tubuh. Lakukan secukupnya, sekitar 5–10 menit saja. Tetap waspadai kondisi tubuh dan segera hentikan aktivitas jika muncul rasa pusing atau lemas, serta jangan memaksakan diri.

6. Squat ringan

Latihan kekuatan ringan seperti squat sebanyak 10 repetisi setiap set dapat membantu mempertahankan kekuatan otot kaki, terutama jika kondisi tubuh masih terasa bugar. Meski demikian, tetap perhatikan respons tubuh dan segera hentikan latihan apabila muncul rasa pusing atau lemas. Waktu yang paling dianjurkan untuk melakukannya adalah menjelang berbuka, sehingga tubuh bisa segera kembali mendapatkan asupan energi setelahnya.

Waktu Terbaik untuk Olahraga Saat Puasa

Menentukan waktu sangat penting dalam menjalankan olahraga saat berpuasa. Berikut waktu yang direkomendasikan:

1. Setelah sahur (pagi hari): Intensitas ringan lebih dianjurkan karena tubuh masih memiliki cadangan energi dari makanan sahur.

Sumber: