7 Tips Perawatan Motor Saat Musim Hujan, Biar Gak Cepat Rusak
Tips Perawatan Motor Saat Musim Hujan--
RADAR JABAR - Berkendara di musim hujan sering kali membuat kita sulit menghindari basah, baik bagi pengendara maupun sepeda motor. Kondisi ini dapat mempercepat kerusakan komponen, terutama bagian logam yang rentan terhadap karat. Lalu, apa yang perlu dilakukan agar sepeda motor tetap dalam kondisi prima selama musim penghujan?
Merawat sepeda motor Honda di musim hujan membutuhkan perhatian ekstra. Air hujan yang bersifat asam dapat memicu korosi pada logam serta berpotensi mengganggu komponen kelistrikan. Oleh karena itu, perawatan yang tepat sangat penting agar performa dan keamanan berkendara tetap optimal.
“Perawatan sepeda motor di musim hujan bukan hanya soal menjaga tampilan tetap bersih, tetapi juga memastikan setiap komponen berfungsi dengan baik demi keselamatan berkendara. Pemeriksaan sederhana yang dilakukan secara rutin dapat mencegah kerusakan lebih besar dan menjaga performa motor tetap prima dalam segala kondisi cuaca,” ujar Jamroni, selaku Technical Training Facilitator PT Daya Adicipta Motora.
Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan agar motor Honda tetap prima selama musim hujan.
BACA JUGA:4 Motor Matic Listrik Terbaru di 2026, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Fitur Makin Canggih!
7 Tips Perawatan Motor Saat Musim Hujan:
1. Segera Cuci dan Keringkan Motor
Air hujan yang menempel pada bagian logam dapat menyebabkan korosi. Setelah kehujanan, segera cuci motor dengan air bersih untuk menghilangkan lumpur dan sisa asam, lalu keringkan untuk mencegah bercak air (water spot) maupun karat.
2. Periksa dan Lumasi Rantai (Tipe Bebek/Sport)
Air hujan dapat melunturkan pelumas rantai sehingga rantai menjadi kering dan mudah berkarat. Bersihkan rantai secara rutin dan gunakan pelumas yang sesuai, seperti oli SAE 80–90, agar rantai dan gear tetap awet serta tarikan motor tetap ringan.
3. Bersihkan Area CVT (Tipe Matic)
Debu dan air yang masuk ke area CVT dapat menyebabkan belt selip dan menimbulkan bunyi berdecit. Pastikan lubang pembuangan air pada cover crankcase CVT tidak tersumbat agar air tidak mengendap di dalamnya.
4. Cek Kondisi dan Tekanan Ban
Jalanan basah cenderung licin. Pastikan alur ban (tread) masih tebal agar mampu membuang air dengan baik. Jaga tekanan angin sesuai standar pada buku manual Honda agar traksi ban terhadap aspal tetap maksimal.
BACA JUGA:5 Motor Matic yang Aman Dipakai Mudik 2026, Nyaman untuk Perjalanan Jauh!
5. Pastikan Sistem Pengereman Optimal
Rem dapat terasa kurang pakem saat basah. Bersihkan piringan cakram dan kampas rem dari pasir atau kotoran yang menempel untuk mencegah kerusakan serta menjaga performa pengereman tetap optimal.
6. Perhatikan Sistem Kelistrikan
Pastikan seluruh lampu berfungsi dengan baik dan busi dalam kondisi kering. Hindari menyemprotkan air bertekanan tinggi ke komponen kelistrikan seperti kabel, lampu, speedometer, dan soket kabel agar tidak terjadi korsleting atau kerusakan.
7. Lakukan Servis Rutin di AHASS
Lakukan pemeriksaan menyeluruh secara berkala di bengkel resmi AHASS untuk memastikan seluruh komponen dan fitur sepeda motor tetap dalam kondisi terbaik.
Untuk menjaga performa dan kehandalan sepeda motor Honda kesayangan, jangan lupa melakukan servis rutin di AHASS terdekat. Manfaatkan juga layanan booking service atau layanan servis kunjung agar mendapatkan perawatan tanpa perlu antri, sehingga motor selalu siap digunakan dalam berbagai kondisi cuaca.
Sumber: