Hujan Intensitas Tinggi dan Luapan Air Sungai Cipicung Sebabkan Jembatan Citeureup-Sukamakmur Amblas

Hujan Intensitas Tinggi dan Luapan Air Sungai Cipicung Sebabkan Jembatan Citeureup-Sukamakmur Amblas

BPBD Kabupaten Bogor saat meninjau lokasi jembatan Citeureup-Sukamakmur amblas, pada Kamis (27/2). Foto : BPBD Kabupaten Bogor--

RADAR JABAR - BPBD Kabupaten Bogor membenarkan adanya jembatan amblas karena intensitas hujan yang tinggi.

Jembatan tersebut merupakan jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Citeureup dan Kecamatan Sukamakmur.

Ketua Tim Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor Dedi Sutisna menyampaikan, hasil analisa dari tempat kejadian tersebut.

Menurutnya, hujan deras yang cukup lama dan aliran Sungai Cipicung meluap mengakibatkan jembatan amblas.

"Sehingga membuat jembatan tidak kuat menahan arus air dan ambruk terbawa arus sungai," kata Dedi lewat keterangan tertulisnya, pada Kamis (27/2).

Dia menyampaikan, kendaraan roda empat maupun lebih tidak bisa menggunakan akses jalan tersebut.

BACA JUGA:Jembatan Amblas Imbas Hujan Deras

BACA JUGA:Perempuan Lahirkan Anak di Bawah Jembatan Cileungsi, Dinsos Kabupaten Bogor: Sudah Serahkan ke Keluarganya

Sedangkan, bagi kendaraan roda dua masih dapat mengakses lajur tersebut, karena ada bantuan dari masyarakat yang membuat jembatan darurat.

"Namun untuk kendaraan roda 2 masih bisa dilalui dengan dibantu oleh masyarakat yang membuat jembatan darurat," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, beredar video jembatan jalan amblas karena intensitas hujan tinggi.

Terlihat dalam video itu, para pengendara roda dua yang menggunakan jas hujan dan beberapa motor yang terguyur hujan deras.

"Info terkini yang mau ke Citeureup ga bisa lewat, jembatannya jebol," kata salah satu warga pada video itu.

Camat Citeureup Edy Suwito membenarkan persitiwa itu. Dia menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).

Sumber: