7 Tanaman yang Jangan Ditanam Dekat Rumah Menurut Ajaran Islam

7 Tanaman yang Jangan Ditanam Dekat Rumah Menurut Ajaran Islam

Tanaman yang Dilarang Ditanam Dekat Rumah-Ilustrasi/Pixabay-

RADAR JABAR - Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering dihadapkan pada berbagai pilihan tanaman untuk menghiasi rumah atau pekarangan kita. Namun, dalam Islam, tidak semua tanaman dianggap membawa kebaikan, bahkan beberapa dianggap membawa sial.

Tanaman yang akan kita bahas kali ini, meskipun terlihat seperti tanaman biasa, memiliki simbolisme dan efek yang berbeda dalam konteks ajaran Islam.

Sebagai umat Muslim, penting bagi kita untuk memahami tanaman mana yang sebaiknya dihindari sesuai dengan ajaran dan nilai-nilai yang terkandung dalam Alquran, hadis, maupun pendapat para ulama.

Tulisan ini bertujuan untuk memberikan panduan dan wawasan tentang tanaman-tanaman yang dianggap kurang baik dalam Islam, sehingga kita dapat membuat pilihan yang lebih bijak.

7 Tanaman Dilarang Ditanam dalam Islam

Berikut adalah tanaman yang dilarang ditanam di dekat rumah, yang juga dianggap sebagai pembawa sial menurut ajaran Islam.

1. Kaktus

Kaktus dengan duri-durinya yang tajam dan bentuk yang unik telah lama menjadi pilihan populer sebagai tanaman hias. Meskipun keindahannya tidak dapat dipungkiri, banyak yang percaya bahwa tanaman ini membawa sial dalam konteks Islam. Simbolisme dari duri kaktus menggambarkan rasa sakit dan kepedihan, mengingatkan kita pada kesulitan dan bahaya.

BACA JUGA:8 Tanaman yang Cocok untuk Ditanam di Indoor

Bahkan Alquran menyebutkan tentang pohon berduri dalam konteks yang negatif: "Mereka (yang tinggal di neraka) tidak memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar." (QS. Al-Ghasyiyah: 6-7).

Selain itu, duri kaktus yang runcing dapat menjadi bahaya fisik, terutama bagi anak-anak yang mungkin terjatuh dan tertusuk. Risiko ini mempertegas pentingnya kehati-hatian dalam memilih tanaman yang kita tanam di rumah atau lingkungan kita.

Dalam sebuah riwayat dari Abu Hurairah, "Dikisahkan ada seorang pria yang melewati dahan pohon di badan jalan. Ia lantas berkata, 'Demi Allah, aku akan menyingkirkan dahan ini agar tidak menghalangi kaum muslimin.' Berkat amal itu, ia dimasukkan ke surga."

Tindakan sederhana ini, yang dilandasi oleh kepedulian dan keinginan untuk menghilangkan rintangan bagi orang lain, dianggap sangat mulia sehingga pria tersebut dimasukkan ke surga. Kisah ini mengajarkan kepada kita tentang pentingnya mempertimbangkan dampak tanaman terhadap orang lain dalam konteks kehidupan beragama.

Maka dari itu, meskipun kaktus memiliki keindahan tersendiri, sebagai umat Muslim, kita mungkin perlu mempertimbangkan kembali keputusan untuk menanamnya mengingat aspek simbolik dan fisik yang terkait dengan ajaran Islam.

2. Pohon Palem

Meskipun memiliki keindahan yang menawan, pohon palem seringkali menimbulkan risiko karena kecenderungannya yang rentan roboh dan dapat menghalangi jalan. Dalam Islam, aspek keselamatan dan kenyamanan orang lain sangat ditekankan.

Hal ini tercermin dalam sebuah riwayat oleh Imam Muslim di mana Rasulullah mengisahkan tentang seorang pria yang mendapatkan tempat di surga karena tindakannya memotong sebuah pohon di jalan: "Aku melihat seorang pria yang mendapatkan kenikmatan di surga karena sebuah pohon yang dipotongnya di badan jalan karena akan mengganggu orang lain."

Sumber: