Kronologi Penemuan Jasad Andini, Pertama Dilihat Anak-anak SD Hingga Menangis Ketakutan

Kronologi Penemuan Jasad Andini, Pertama Dilihat Anak-anak SD Hingga Menangis Ketakutan

Petugas gabungan saat mengevakuasi jenazah pelajar di Desa Batulayang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, -Foto: Sandika Fadilah/Jabareskpres.com-

BOGOR- Drama pencarian empat korban yang terseret arus air Curug Kembar akhirnya berakhir.  Jasad terakhir yakni Andini (15)  yang  memakan waktu pencarian terlama sekitar enam hari akhirnya ditemukan.  Kronologi penemuan jasad Andini cukup dramatis, karena melibatkan sekumpulan anak kecil siswa SD yang menangis histeris saat melihat mayat terapung dipinggir sungai.

Hal ini dibenarkan oleh Camat Cisarua Ivan Pramudya,  dirinya mengatakan, korban ditemukan di Aliran Sungai Kampung Batu Kasur tepatnya dibelakang kantor Desa BatulayangKecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Senin 17 Oktober 2022.

" Iya betul sudah ditemukan di bebatuan belakang kantor desa batulayang pukul 10.30 WIB," kata Ivan Pramudya kepada JabarEkspres.com, Senin 17 Oktober 2022.

Dirinya mengatakan saat ini korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUS) Ciawi dan diserahkan kepada paman korban.

" Sudah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit ciawi, keluarga korban juga ada dirumah sakit," tambahnya

Sebelumnya 105 siswa-siswi SMPIT AL- Hikmah, Kota Depok melakukan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) dan melakukan tracking menuju curug cikembar serta menyeberangi sungai, tanpa diduga air dari aliran curug seketika kencang sehingga empat orang pelajar tersebut terbawa arus.

Selama enam hari petugas gabungan mencari Andini dengan melakukan penyelaman dibeberapa titik curug, dan Jenazah Andini berhasil ditemukan hari ini.

Sementara itu, Saksi mata Alimudin menjelaskan awalnya dirinya kaget anak-anak SD datang sembari menangis, saat ditanya diirnya anak SD tersebut menunjukkan lokasi belakang kantor desa.

" Saya kaget kenapa ini anak-anak pada nangis, ditanya ga jawab, malah ngajak saya pergi kemudian saya ikuti lah pas sampe di aliran sungai belakang desa ternyata ada mayat perempuan," kata Alimudin kepada media.

Setelah melihat Mayat Perempuan dibebatuan, lantas Alimudin melaporkan kejadian tersebut kepada petugas gabungan yang saat itu sedang melakukan pencarian.

" Saya laporkan saja ke petugas yang cari korban ini, lalu petugas datang mengevakuasi," tungkasnya

Jasad terakhir yang ditemukan adalah Andini  setelah sebelumnya juga ditemukan jasad yang lain yakni  Tiara Taskin (13) tahun, Amira (14) tahun, Raka Alfa (13) tahun yang semuanya adalah Siswi SMP IT Al Hikmah Kota Depok.  Kini semuannya sudah diserahkan kepada pihak keluarga. (SFR)

 

 

Sumber: