Laris Manis di Pasar Kreatif Kota Bandung

Laris Manis di Pasar Kreatif Kota Bandung

Salah satu pelaku usaha tampak merapikan pakaian yang dijajakan dalam kegiatan Pasar Kreatif Bandung 2022, di Paskal 23 Mal, Selasa (9/8).-(Foto: Deni Armansyah/Jabar Ekspres)-

Radarjabar.disway.id, BANDUNG - Pasar Kreatif Kota Bandung 2022 berjalan sukses bagi sebagian pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang terlibat. Terhitung ada sebanyak belasan tenant yang menjajakan barang dagangannya.

Berlangsung di Paskal 23 Mal sedari tanggal 5 Agustus sampai 14 Agustus mendatang, seorang pelaku usaha memenuhi biaya operasional.

Pelaku usaha dari outlet pakaian dan jaket bermerk Safe Industries, Ervan menyebutkan, keuntungan yang didapatkan sudah diraup dari jauh-jauh hari.

Kini menurutnya, Safe Industries tinggal mencari keuntungan dari sisa waktu yang tersedia.

"Bahkan (itu) terjadi pada hari kedua. Sekarang cuman hanya nyari untung, sampai tanggal 14 Agustus nanti," ujarnya pada Jabar Ekspres, Selasa (9/8).

Ervan menambahkan, dari hal demikian tampak jelas bahwa industri fashion di Bandung, takkan pernah berhenti. Terlihat dari euforia pengunjung yang berdatangan.

"Luar biasa, habis. Respon masyarakat bagus. Ada juga yang dari internasional. Alhamdulillah, brand kami kebawa juga," tambahnya.

Dia menuturkan, jaket berjenis varsity dan nascar pun dijajakan dalam pameran tersebut. Hal ini untuk memperlihatkan kreasi orang Bandung, supaya dapat bersaing dengan brand internasional.

"Kami harus bisa menunjukkan kreativitas," tuturnya. "Semoga perekonomian Indonesia terutama Bandung, bisa pulih kembali."

Bersamaan, tingkat ekonomi yang pulih itu seolah diamini Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyampaikan syukur atas target yang telah dicapai.

Pasar Kreatif Kota Bandung 2022 sukses meraih omzet Rp6,5 miliar. Jumlah tersebut melebih target yang dicanangkan. Baru dilaksanakan pada 5 mal, target sudah mencapai Rp6,5 miliar. Sisanya 1 mal yakni di Paskal 23 dengan target Rp2 miliar.

"Ini menunjukan pemulihan ekonomi pasca pandemi sudah mulai terjadi peningkatan," ungkap Yana.

Dengan target yang sudah tercapai, maka kurasi peserta Pasar Kreatif akan semakin ketat agar kualitasnya semakin baik.

"Tentunya dengan kurasi, sehingga produk yang ikut Pasar Krearif layak dan bersaing dengan produk yang ada di mal," kata Yana.

Sumber: Jabar Ekspres