Harta Jaro Ade Kembali Jadi Perbincangan Usai sang Istri Tenteng Tas Mewah
Harta Jaro Ade Kembali Jadi Perbincangan Usai sang Istri Tenteng Tad Mewah --
RADAR JABAR – Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jaro Ade kembali menjadi perhatian publik. Setelah lonjakan harta kekayaannya ramai diperbincangkan, kini sorotan mengarah kepada sang istri, Helmiah, yang terlihat membawa tas mewah dalam sebuah unggahan di media sosial.
Perhatian itu bermula dari unggahan akun Instagram @cabinetcouture_season2 yang kerap mengulas busana dan aksesori para pejabat beserta keluarganya.
Dalam unggahan tersebut, Helmiah tampak mendampingi Jaro Ade yang mengenakan pakaian dinas upacara lengkap. Ia mengenakan hijab dan kebaya berwarna kuning, sementara tas hitam berukuran kecil yang dibawanya menjadi perhatian warganet.
Akun tersebut mengidentifikasi tas yang digunakan Helmiah sebagai Louis Vuitton Nano Madeleine. Berdasarkan unggahan itu, harga tas produksi rumah mode asal Prancis tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp41,5 juta.
Unggahan tersebut memicu beragam tanggapan. Hingga Selasa (28/7), tercatat lebih dari 600 komentar memenuhi kolom komentar. Sebagian warganet mempertanyakan pilihan penggunaan produk luar negeri dibandingkan produk lokal.
Komentar lainnya menyinggung asal-usul kemampuan finansial Jaro Ade untuk membeli barang mewah tersebut. Dalam unggahan yang sama, akun tersebut juga mencantumkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2025 yang menunjukkan total kekayaan Jaro Ade sebesar Rp57,68 miliar.
Sebelumnya, kekayaan Jaro Ade telah menjadi sorotan karena mengalami peningkatan signifikan dalam kurun waktu tujuh tahun. Berdasarkan data LHKPN, nilai hartanya naik dari sekitar Rp4,5 miliar pada 2018 menjadi Rp57,68 miliarpada 2025.
Laporan tersebut juga mencatat Jaro Ade memiliki 13 bidang tanah dan bangunan di Kabupaten Bogor dengan total nilai sekitar Rp50,7 miliar. Di antaranya terdapat lahan seluas 5,7 hektare senilai Rp11,38 miliar dan lahan seluas 15.000 meter persegi senilai Rp14,25 miliar.
Kenaikan nilai aset tanah dan bangunan itu turut menjadi bahan pembahasan di media sosial. Sejumlah akun publik mengaitkannya dengan penugasan Jaro Ade sebagai Ketua Tim Percepatan Pengadaan Lahan untuk sejumlah proyek strategis di Kabupaten Bogor.
Selain itu, perhatian juga tertuju pada kepemilikan dua unit ekskavator yang tercantum dalam LHKPN 2025, yakni Doosan Crawler DX200A senilai Rp920 juta dan Sunward SWE60E senilai Rp320 juta. Kepemilikan alat berat tersebut memunculkan spekulasi dari sebagian pengguna media sosial mengenai aktivitas usaha yang pernah dijalankannya.
Menanggapi berbagai sorotan tersebut, Jaro Ade menegaskan bahwa seluruh kekayaan yang dilaporkannya kepada KPK bukan diperoleh setelah menjabat sebagai Wakil Bupati Bogor. Ia menyatakan sebagian besar aset berasal dari usaha yang telah dijalankan jauh sebelum memasuki dunia pemerintahan.
Menurut Jaro Ade, nilai kekayaannya saat ini bahkan lebih rendah dibandingkan sebelum dirinya menjabat sebagai Wakil Bupati Bogor. Ia juga mengaku tidak keberatan apabila masyarakat mempertanyakan asal-usul hartanya, karena publik memiliki hak untuk mengetahui latar belakang kepemilikan kekayaan seorang pejabat publik.
Sumber: