Bupati Bandung Kang DS Ajak ASN Dukung dan Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Bupati Bandung Kang DS Ajak ASN Dukung dan Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Bupati Bandung Kang DS Ajak ASN Dukung dan Sukseskan Sensus Ekonomi 2026--Istimewa

RADARJABAR - Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menyatakan dukungan penuh terhadap program Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

 

Dukungan tersebut disampaikannya dalam Apel Bulanan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung yang digelar di Lapangan Upakarti, Soreang, pada Senin, 9 Februari 2026.

 

Diketahui, Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan pendataan nasional yang sangat penting untuk menggambarkan kondisi serta struktur perekonomian daerah.

 

Karena itu, Pemkab Bandung diharapkan dapat berpartisipasi aktif saat Grand Launching Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan akses pendataan, mulai dari tingkat kabupaten hingga RT/RW dan rumah tangga.

 

Dalam sambutannya, Bupati Bandung, Dadang Supriatna, mengungkapkan bahwa sensus ekonomi adalah agenda nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali sesuai amanat undang-undang.

 

“Sensus ekonomi menjadi momentum penting untuk mendapatkan gambaran utuh dan akurat mengenai struktur dan kinerja perekonomian, baik dari sisi lapangan usaha maupun skala usaha,” ujarnya.

 

“Data ini sangat penting sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah yang tepat sasaran, berkeadilan, dan berkelanjutan,” sambung Bupati yang akrab disapa Kang DS ini.

 

Terkait hal tersebut, ia menginstruksikan seluruh ASN di lingkungan Pemkab Bandung untuk turut mendukung dan berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026.

 

Selain itu, Kang DS menekankan pentingnya peran ASN sebagai pelayan masyarakat yang bertanggung jawab dan disiplin.

 

Hal tersebut menurutnya sejalan dengan visi Kabupaten Bandung Lebih Bedas, khususnya misi ketiga, yaitu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, partisipatif, transparan, dan akuntabel.

 

Kang DS juga mendorong ASN untuk terus meningkatkan kompetensi dan memperkuat kolaborasi dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan publik.

 

Selanjutnya, ia mengingatkan seluruh jajaran agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu dan berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.

 

“Saya mengimbau seluruh aparat untuk melakukan langkah preventif, termasuk sosialisasi pencegahan dan penanggulangan bencana. Dalam kesempatan ini, saya juga menyampaikan duka mendalam atas bencana yang terjadi di Kabupaten Bandung baru-baru ini,” tuturnya.

 

Sebagai langkah tindak lanjut, ia meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung untuk memberikan rekomendasi penanganan berdasarkan asesmen yang terukur dan terjadwal.

 

Ia juga menginstruksikan puskesmas dan RSUD se-Kabupaten Bandung untuk proaktif memberikan layanan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat, terutama kelompok rentan.*** (ysp)

Sumber:

Berita Terkait