Harga penawaran yang ditemukan berada di kisaran Rp1,09 juta.
Perangkat ini menawarkan teknologi WiFi 6 untuk koneksi lokal antara modem dan perangkat pengguna.
Namun, perlu diingat bahwa dukungan WiFi 6 tidak otomatis berarti modem tersebut menggunakan jaringan seluler 5G.
Tips Memilih Modem WiFi Portable Sebelum Membeli
Sebelum menentukan pilihan, ada beberapa hal penting yang sebaiknya diperhatikan.
1. Pertama, periksa dukungan jaringan dan frekuensi. Pastikan modem kompatibel dengan operator yang digunakan. Perangkat yang diklaim mendukung semua operator tetap perlu diperiksa band LTE-nya agar dapat menangkap sinyal secara optimal.
2. Kedua, perhatikan kapasitas baterai. Jika sering digunakan untuk bekerja atau bepergian, pilih MiFi dengan baterai internal yang memadai. Sementara itu, modem USB lebih cocok untuk penggunaan yang dekat dengan sumber daya seperti laptop atau adaptor.
3. Ketiga, cek jumlah perangkat yang dapat terhubung. Jika modem digunakan bersama keluarga atau rekan kerja, pilih perangkat yang mendukung beberapa koneksi sekaligus.
4. Keempat, jangan hanya terpaku pada klaim kecepatan. Performa internet dipengaruhi oleh kualitas sinyal, kepadatan jaringan, lokasi, dan paket data operator.
5. Terakhir, utamakan produk dengan garansi yang jelas. Hindari membeli modem murah tanpa informasi merek, tipe, frekuensi, dan kebijakan pengembalian yang dapat dipertanggungjawabkan.
Untuk bujet Rp100 ribuan, modem USB atau MiFi generik dapat menjadi alternatif, meskipun spesifikasinya perlu diperiksa lebih teliti.
Jika menginginkan perangkat bermerek, ADVAN iPocket MiFi MF01 dan Indosat HiFi Air HKM M18 bisa dipertimbangkan.
Sementara itu, Telkomsel Orbit N1, N2, H2, Prolink DL-7202, dan D-Link menawarkan pilihan di kelas harga yang lebih tinggi.
Sebelum membeli, pastikan perangkat sesuai dengan operator, kebutuhan mobilitas, kapasitas baterai, serta anggaran.
Dengan begitu, modem WiFi portable yang dipilih tidak hanya murah, tetapi juga dapat menunjang kebutuhan internet sehari-hari.