Menurut Ade, kondisi tersebut membuat keandalan listrik menjadi salah satu bagian dari kesiapan infrastruktur ketika perusahaan mempertimbangkan pengembangan usaha.
Di Jawa Barat, kebutuhan tersebut terlihat dari meningkatnya kebutuhan daya pelanggan industri di sejumlah kawasan. Salah satu contohnya adalah dukungan PLN UID Jawa Barat kepada IKPP Karawang melalui penyediaan listrik sebesar 250 MVA untuk mendukung ekspansi perusahaan.
Dukungan terhadap kebutuhan daya besar tersebut menunjukkan pentingnya kesiapan sistem kelistrikan seiring berkembangnya aktivitas industri di wilayah Jawa Barat.
Ade menilai keandalan listrik memberikan ruang bagi perusahaan untuk menjaga produktivitas sekaligus melakukan ekspansi.
Ketika kapasitas produksi berkembang, dampaknya dapat meluas melalui peningkatan kebutuhan tenaga kerja, bahan baku, logistik, hingga berbagai jasa pendukung.
Karena itu, listrik tidak hanya berfungsi sebagai kebutuhan operasional perusahaan, tetapi juga menjadi salah satu bagian dari ekosistem yang mendukung investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.