4. Mobil bergetar saat mengerem
Getaran yang muncul ketika pedal rem diinjak juga tidak sebaiknya dianggap normal. Salah satu kemungkinan penyebabnya berkaitan dengan kondisi komponen pengereman, seperti cakram atau bagian lainnya.
Jika getaran semakin kuat ketika pengereman dilakukan, pengendara sebaiknya lebih berhati-hati dan melakukan pemeriksaan sebelum kembali menempuh perjalanan jauh.
"Jangan Tunggu Mobil Mogok Baru Mencari Bantuan"
Masalahnya, gejala seperti getaran sering kali baru diperhatikan setelah kondisinya semakin parah. Pengendara terkadang memilih tetap melanjutkan perjalanan karena mobil masih bisa berjalan.
Padahal, ketika getaran sudah disertai gejala lain, keputusan untuk terus memaksakan kendaraan justru dapat meningkatkan risiko. Terlebih jika kendaraan sedang berada di tengah kemacetan, perjalanan luar kota, atau ruas jalan yang jauh dari bengkel.
Menurut Ardy Alam, CEO Garasi.id, pengendara perlu membedakan kondisi kendaraan yang masih memungkinkan untuk dibawa menuju bengkel dengan kondisi yang sudah membutuhkan bantuan di lokasi.
Jika kendaraan masih aman untuk dikendarai, pemeriksaan di bengkel dapat dilakukan untuk mengetahui sumber masalah dan mencegah kerusakan berkembang. Namun, apabila getaran semakin parah, kendaraan kehilangan tenaga, muncul suara tidak normal, atau terdapat indikasi lain yang membuat mobil tidak aman untuk melanjutkan perjalanan, evakuasi menggunakan towing dapat menjadi pilihan yang lebih aman.
Ketika Mobil Tidak Bisa Melanjutkan Perjalanan
Dalam kondisi kendaraan sudah tidak memungkinkan untuk berjalan, Towing Express Garasi.id dapat membantu proses evakuasi kendaraan menggunakan jaringan partner towing yang tersedia secara nasional selama area layanan terjangkau.
Kendaraan dapat diantarkan ke lokasi yang diinginkan pelanggan, seperti rumah, bengkel langganan, maupun bengkel rekanan Garasi.id. Biaya layanan dihitung berdasarkan jarak pengantaran.
Selain kebutuhan towing, pengendara juga dapat menghadapi masalah lain yang tidak kalah merepotkan ketika berada di jalan. Misalnya aki tiba-tiba tidak kuat menyalakan mesin, ban mengalami masalah, kehabisan bahan bakar, atau kunci mobil tertinggal di dalam kendaraan.
Namun, bagi pengendara yang menginginkan perlindungan lebih menyeluruh, Garasi.id juga menghadirkan program berlangganan yang bernama Asisten Darurat. Layanan ini dirancang untuk memberikan rasa tenang ketika menghadapi berbagai situasi tak terduga di jalan, tanpa perlu khawatir mencari bantuan saat kondisi darurat terjadi.
Dengan biaya berlangganan Rp500 ribu, pelanggan akan mendapatkan perlindungan selama 12 bulan dengan hingga 3 kali penggunaan layanan. Perlindungan tersebut tidak hanya dapat digunakan untuk kebutuhan towing ketika kendaraan harus dievakuasi, tetapi juga mencakup berbagai bantuan darurat yang paling sering dibutuhkan pengendara, seperti jumper aki saat mobil tidak bisa distarter, penggantian ban, pengantaran bahan bakar ketika kendaraan kehabisan BBM, hingga bantuan saat kunci mobil tertinggal di dalam kendaraan.
Menurut Ardy, memiliki akses bantuan sejak sebelum masalah terjadi dapat membantu pengendara mengambil keputusan dengan lebih tenang.
“Kendala kendaraan di jalan bisa terjadi kapan saja dan tidak selalu bisa diprediksi. Karena itu, yang penting bukan hanya mengetahui cara merawat kendaraan, tetapi juga mengetahui kemana harus mencari bantuan ketika masalah terjadi. Dengan Asisten Darurat, kami ingin memberikan solusi yang lebih praktis agar pengendara tidak perlu bingung mencari bantuan ketika menghadapi kondisi darurat,” ujar Ardy.