Posisi berkendara juga dibuat relatif tegak berkat penggunaan setang yang tinggi.
Sejumlah aksen krom turut memperkuat kesan klasik pada motor tersebut.
Perbedaan antara ketiga varian Honda CB500 terutama terlihat pada bagian peleknya.
Varian paling terjangkau menggunakan pelek alloy, sedangkan dua varian lainnya menggunakan pelek model cross-spoke yang telah kompatibel dengan ban tubeless.
Fitur Honda CB500 Cukup Lengkap
Meski mengusung tampilan heritage, Honda CB500 sudah dibekali sejumlah fitur modern.
Motor ini mendapatkan Honda Selectable Torque Control (HSTC) yang berfungsi membantu mengatur traksi roda belakang.
Sistem keselamatan juga didukung dual-channel ABS serta rem cakram pada roda depan dan belakang.
Untuk panel instrumen, Honda CB500 menggunakan kombinasi tampilan analog dan digital.
Motor ini juga telah mendukung Honda RoadSync, sehingga pengendara dapat menghubungkan sepeda motor dengan smartphone untuk mengakses sejumlah fungsi, termasuk navigasi dan komunikasi.
Suspensi Konvensional dan Diproduksi Lokal
Pada bagian kaki-kaki, Honda CB500 menggunakan fork teleskopik di bagian depan.
Sementara itu, suspensi belakang mengandalkan sepasang shockbreaker.
Honda menyebut CB500 telah diproduksi secara lokal di India. Konsumen yang tertarik dapat melakukan pemesanan melalui jaringan dealer BigWing di negara tersebut.
Dengan harga mulai sekitar Rp50 jutaan di India, Honda CB500 menawarkan kombinasi mesin 501 cc, desain heritage, serta sejumlah fitur modern dalam satu paket.
Namun, harga tersebut merupakan harga ex-showroom Bengaluru sehingga belum dapat dijadikan patokan harga apabila motor ini nantinya dipasarkan di negara lain.