10 HP Xiaomi, Redmi, dan Poco Resmi Tak Dapat Update Lagi, Cek Daftarnya

Selasa 21-07-2026,14:42 WIB
Reporter : M. Faqih Alfarizi
Editor : M. Faqih Alfarizi

RADAR JABAR - Xiaomi resmi mengakhiri dukungan pembaruan perangkat lunak (software) untuk 10 perangkat dari lini Xiaomi, Redmi, dan Poco. Seluruh perangkat tersebut kini berstatus End of Life (EOL), yang berarti tidak lagi menerima pembaruan sistem operasi Android, HyperOS, patch keamanan, maupun perbaikan bug.

 

Daftar perangkat yang masuk status EOL meliputi:

 

  1. Xiaomi 12
  2. Xiaomi 12 Pro
  3. Xiaomi 12S Ultra
  4. Xiaomi Pad 6
  5. Xiaomi Pad 6 Pro
  6. Poco X5 5G
  7. Poco X5 Pro 5G
  8. Redmi Note 12T Pro
  9. Redmi K60E
  10. Redmi 10 5G

 

Dari daftar tersebut, lima perangkat pernah dipasarkan secara resmi di Indonesia, yakni Xiaomi 12, Xiaomi 12 Pro, Xiaomi Pad 6, Poco X5 5G, dan Poco X5 Pro 5G.

 

Apa Itu Status EOL?

 

End of Life (EOL) merupakan status yang menandakan berakhirnya masa dukungan perangkat lunak dari produsen. Setelah memasuki tahap ini, perangkat tidak lagi memperoleh pembaruan Android, HyperOS, fitur baru, perbaikan bug, maupun pembaruan keamanan.

 

Kebijakan tersebut merupakan hal yang umum di industri smartphone karena setiap perangkat memiliki siklus dukungan tertentu. Sebagian besar model dalam daftar EOL Xiaomi telah berusia sekitar tiga hingga empat tahun sejak pertama kali diperkenalkan ke pasar.

 

Sebagai contoh, seri Xiaomi 12 meluncur secara global pada 2022, sedangkan Poco X5 Series dan Redmi Note 12T Pro hadir pada 2023.

 

Saat perangkat-perangkat tersebut dirilis, Xiaomi masih menerapkan kebijakan pembaruan yang lebih singkat. Kini, perusahaan telah memperpanjang masa dukungan untuk sejumlah perangkat terbaru hingga enam tahun pembaruan sistem operasi dan patch keamanan.

BACA JUGA:Rekomendasi Hp yang cocok untuk Narik Ojol, Baterai Awet dan RAM Besar

BACA JUGA:5 HP Terbaik untuk Content Creator di Bawah Rp3 Juta 2026, Kamera Jernih dan Cocok untuk Editing Video

 

Apa Dampaknya bagi Pengguna?

 

Status EOL tidak membuat perangkat langsung tidak bisa digunakan. Pengguna tetap dapat melakukan panggilan telepon, mengirim pesan, mengakses media sosial, bermain game, hingga menjalankan berbagai aplikasi seperti biasa.

 

Namun, perangkat yang tidak lagi menerima patch keamanan akan semakin rentan terhadap potensi celah keamanan baru yang ditemukan di masa mendatang. Dalam jangka panjang, aplikasi yang mengutamakan keamanan, seperti mobile banking dan dompet digital, juga berpotensi menghentikan dukungan untuk perangkat yang sudah berstatus EOL.

 

Karena itu, pengguna disarankan mulai mempertimbangkan untuk beralih ke perangkat yang masih memperoleh pembaruan software dan keamanan agar tetap mendapatkan perlindungan serta kompatibilitas aplikasi terbaru.(*)

Kategori :