Dia mengatakan AQUA sudah puluhan tahun beroperasi di Subang. Karenanya, lanjutnya, AQUA akan terus berusaha untuk menjadi bagian dari masyarakat Sunda. “Insya Allah kami akan terus mendukung pelestarian budaya Sunda. Karena, budaya Sunda itu budaya luhur yang harus kita pertahankan dan kembangkan. Jadi, kita semua termasuk generasi muda, anak cucu, insya Allah lebih tahu dan terus menjaga budaya Sunda,” tuturnya.
Acara ini dihadiri ratusan masyarakat desa Batusari yang terdiri dari 7 Rukun Warga (RW). Mereka terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan acara yang dimulai dari pukul 19.00 Wib hingga tengah malam.
Acara yang dipandu pelawak seniman Kang Aep Bancet dan komedian Ceu Popon ini diawali dengan perlombaan Ngaliwet yang dimasak warga dari 7 RW yang ada di Desa Batusari. Musik Perkusi AQUA yang menggambarkan kesegaran alam juga ikut menyemarakkan acara ini. Keseruan terus berlanjut dengan tampilnya penyanyi bernama Olivia yang saat itu membawakan lagu ciptaan KDM berjudul “Rindu Purnama”.
Di sela-sela acara, AQUA juga memberikan santunan kepada anak-anak yatim yang ada di Desa Batusari.
Masyarakat terus dihibur dengan penampilan seniman dan penari Jaipong terkenal asal Jawa Barat, Agus Gandamanah alias Mpap Gondo yang membawakan tari jaipongan Sunda Brik-Pong. Meski malam semakin larut, kemeriahan tetap berlanjut dengan penampilan para pelawak SSB seperti Oni SOS, Ki Daus, dan lainnya, yang ‘mengocok’ perut para penonton yang hadir.
Suasana warga di acara ini terlihat semakin meriah saat dihibur dengan suara merdu dari penyanyi dangdut berbakat asal Subang, Novia Rozma. Penampilan Novia berhasil mengundang warga dan para tamu untuk berjoget ria di depan panggung yang sekaligus menjadi sajian penutup dalam acara tersebut.