RADAR JABAR — Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menerima penghargaan atas capaian Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pengembangan Desa Berkelanjutan (PDB) Awards 2026 pada Program Sampah dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT).
Penghargaan itu diterima langsung oleh Ahmad Luthfi dalam acara Launching CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Awards 2026 di Kemendes PDT, di Jakarta, Selasa, 21 April 2026. "Kita dapat penghargaan terkait dengan lingkungan hidup, yaitu program (pengelolaan) sampah," kata Ahmad Luthfi usai menerima penghargaan. Saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah memiliki 88 Desa Mandiri Sampah. Puluhan desa tersebut dijadikan sebagai prototipe untuk dikembangkan di desa-desa lain. Melalui program tersebut diharapkan agar desa-desa kita bisa mandiri dalam mengolah sampah. Dengan begitu, pengelolaan sampah bisa selesai di tingkat desa atau kelurahan. "Jumlahnya akan kita tambah. Itu adalah salah satu penyelesaian sampah paling efektif, yaitu di tingkat hulu. Mulai rumah tangga, lingkungan RT, RW, bahkan desa," jelas Luthfi. Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Jawa Tengah, timbulan sampah di Jawa Tengah sekitar 6,3 juta ton per tahun. Setiap tahunnya timbulan sampah meningkat sekitar 8-11%. Maka penyelesaian sampah di tingkat desa atau kelurahan tersebut merupakan salah satu roadmap (peta jalan) penuntasan masalah sampah di Jawa Tengah. Di mana masyarakat harus memiliki kesadaran tentang memilah dan memilih sampah dari rumah. Di samping itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga sudah membentuk Satgas Sampah dan sudah direplikasi sampai tingkat kabupaten/kota. Terkait pengolahan sampah, setidaknya ada 18 kabupaten/kota yang mengolah menggunakan sistem refuse derived fuel (RDF). Pengelolaan RDF itu juga menggandeng pabrik-pabrik semen yang ada di Jawa Tengah. Selain itu juga ada pengolahan sampah menjadi energi listrik . Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah Widi Hartanto menambahkan, Gubernur Ahmad Luthfi juga telah menerbitkan surat edaran kepada Bupati dan Walikota untuk akselerasi penuntasan sampah di wilayahnya. Di dalam surat edaran tersebut salah satunya adalah dengan membentuk desa mandiri sampah serta menyiapkan peraturan desa terkait penanganan sampah. "Jadi, ada aturan di tingkat lokal supaya tidak membuang sampah sembarangan, memilah dan memilih sampah. Lalu ada pengelolaan dari Bumdes yang mengelola sampah, ada personel dan satgas sampah tingkat desa itu juga penting untuk mendukung terbentuknya desa mandiri sampah," imbuhnya. Menteri Desa dan Pembangunan Desa Tertinggal (Mendes PDT) Yandi Susianto mengatakan, keterlibatan CSR dari perusahaan sangat penting dalam membangun desa. Ia juga menggandeng kementerian lain dalam penilaian penghargaan CSR dan Pembangunan Desa Berkelanjutan 2026 ini. "Perusahaan juga jangan asal memberikan CSR kemudian pergi, tapi benar-benar membangun dari desa. Kerja sama lintas kementerian juga untuk mempercepat pembangunan dari desa tersebut," katanya. Sementara itu, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Dias Faisal Malik mengatakan, kontribusi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sangat besar untuk membersihkan lingkungannya dari sampah. Sudah ada ada enam TPA yang tidak open dumping lagi seperti Grobogan, Jepara, Banyumas, Cilacap, Wonosobo, dan Purworejo.Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Program Pengelolaan Sampah dari Kemendes PDT
Selasa 21-04-2026,14:39 WIB
Editor : Fadillah Asriani
Tags : #provinsi jawa tengah
#pengembangan desa berkelanjutan (pdb) awards 2026
#jawa tengah
#gubernur jawa tengah
#corporate social responsibility
#ahmad luthfi
Kategori :
Terkait
Sabtu 23-05-2026,14:24 WIB
Dampingi Prabowo Panen Raya, Ahmad Luthfi Sebut Budidaya Udang Memiliki Prospek Bagus
Sabtu 23-05-2026,09:43 WIB
Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok
Senin 11-05-2026,18:30 WIB
CJIBF 2026, Gubernur Ahmad Luthfi Tawarkan Berbagai Proyek Investasi
Senin 11-05-2026,09:11 WIB
Perkuat Perlindungan Santri, Taj Yasin Dorong Pembentukan Satgas Anti-Kekerasan di Seluruh Pesantren
Sabtu 09-05-2026,08:13 WIB
Ribuan Pelari dari 44 Negara Ramaikan Red Dress Run, Sport Tourism Jateng Kian Mendunia
Terpopuler
Senin 01-06-2026,15:15 WIB
BRImo Borong Penghargaan Digital Innovation Awards 2026, Bukti Transformasi Digital BRI Kian Kuat
Senin 01-06-2026,10:43 WIB
Ada Band hingga Doorprize Motor, Hari BPR-BPRS Nasional Disambut Antusias Warga
Senin 01-06-2026,12:57 WIB
Disdik Kabupaten Bandung Siapkan SPMB 2026, Jalur Domisili Jadi Prioritas
Senin 01-06-2026,16:58 WIB
Butuh Dana Cepat untuk Biaya Sekolah hingga Renovasi Rumah? BRI Multiguna Karya Bisa Cair Hanya 1 Hari
Terkini
Senin 01-06-2026,16:58 WIB
Butuh Dana Cepat untuk Biaya Sekolah hingga Renovasi Rumah? BRI Multiguna Karya Bisa Cair Hanya 1 Hari
Senin 01-06-2026,15:15 WIB
BRImo Borong Penghargaan Digital Innovation Awards 2026, Bukti Transformasi Digital BRI Kian Kuat
Senin 01-06-2026,12:57 WIB
Disdik Kabupaten Bandung Siapkan SPMB 2026, Jalur Domisili Jadi Prioritas
Senin 01-06-2026,10:43 WIB
Ada Band hingga Doorprize Motor, Hari BPR-BPRS Nasional Disambut Antusias Warga
Minggu 31-05-2026,14:18 WIB