Monstera memiliki tampilan daun yang besar dan berlubang, memberikan kesan tropis yang kuat. Tanaman ini cukup mudah dirawat selama mendapatkan cahaya tidak langsung.
Penyiraman bisa dilakukan saat tanah mulai kering. Jangan terlalu sering agar tidak overwatering.
6. Peace Lily
Peace lily dikenal dengan bunga putihnya yang elegan. Tanaman ini juga membantu menjaga kualitas udara di dalam rumah.
Ciri uniknya, daun akan sedikit layu saat kekurangan air, jadi kamu bisa tahu kapan harus menyiramnya. Tanaman ini cocok diletakkan di dalam ruangan dengan cahaya rendah.
7. ZZ Plant (Zamioculcas)
ZZ plant sangat tahan terhadap kondisi ekstrem, termasuk minim cahaya dan jarang disiram. Tanaman ini cocok untuk kamu yang super sibuk.
Daunnya mengkilap dan terlihat “mahal”, padahal perawatannya sangat sederhana.
8. Spider Plant (Lili Paris)
Tanaman ini memiliki bentuk daun panjang yang menjuntai dan sering digunakan sebagai tanaman gantung. Spider plant mudah berkembang biak dan cepat tumbuh.
Selain itu, tanaman ini juga dikenal mampu membantu menyaring polusi udara di dalam rumah.
9. Aloe Vera (Lidah Buaya)
Selain sebagai tanaman hias, aloe vera juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan kulit dan rambut. Tanaman ini mudah dirawat dan tidak membutuhkan banyak air.
Letakkan di tempat yang terkena sinar matahari, dan siram secukupnya saat tanah mulai kering.
10. Aglaonema
Aglaonema sering disebut sebagai tanaman hias berdaun cantik karena warna dan coraknya yang beragam. Tanaman ini cukup tahan terhadap kondisi indoor.
Perawatannya tidak rumit, cukup jaga kelembapan tanah dan hindari sinar matahari langsung yang terlalu terik.
Tips Merawat Tanaman Hias untuk Pemula
Agar tanaman tetap sehat dan tidak mudah mati, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:
1. Jangan Terlalu Sering Menyiram
Kesalahan paling umum adalah overwatering. Banyak tanaman justru mati karena terlalu banyak air, bukan kekurangan.