Rupiah Menguat Tipis di Pagi Hari, Harga Dolar Amerika Serikat Bergerak di Kisaran Rp16.800–Rp16.950

Kamis 26-03-2026,14:15 WIB
Reporter : Salma Sepina Nurdini
Editor : Salma Sepina Nurdini

RADAR JABAR - Harga dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis, 26 Maret 2026, menunjukkan penguatan tipis di awal perdagangan. Berdasarkan data pasar, kurs dolar AS berada di kisaran Rp16.800 hingga Rp16.950 per USD, dengan pergerakan yang cenderung fluktuatif.

Diketahui bahwa rupiah tercatat berada di level sekitar Rp16.889 hingga Rp16.899 per dolar AS. Angka tersebut menunjukkan penguatan sebesar 0,13 persen dibandingkan penutupan hari sebelumnya yang berada di posisi Rp16.911 per USD. Sementara itu, kurs tengah berada di level Rp16.869 per dolar AS.

Dari sisi perbankan, nilai tukar yang ditawarkan cenderung sedikit berbeda. Kurs e-Rate dari Bank Central Asia (BCA) pada pukul 09.00 WIB mencatat harga beli di Rp16.865 dan harga jual di Rp16.905 per dolar AS. Perbedaan ini mencerminkan adanya spread yang umum terjadi dalam transaksi perbankan.

Selain itu, platform transfer internasional Wise memperkirakan nilai tukar berada di sekitar Rp16.943 per USD, sedikit lebih tinggi dibandingkan kurs spot maupun kurs tengah.

BACA JUGA:Mengenal Aplikasi Payroll untuk Mengelola Penggajian Perusahaan

BACA JUGA:Rupiah Melemah Tipis, Harga Dolar AS Sentuh Kisaran Rp17.100 pada 24 Maret 2026

Meski rupiah sempat menguat di awal perdagangan, pergerakan mata uang Garuda diprediksi masih akan mengalami fluktuasi sepanjang hari. Hingga pukul 09.53 WIB, tren penguatan masih terlihat, namun tekanan dari sentimen investor global berpotensi mendorong pelemahan kembali ke kisaran Rp16.950 per dolar AS.

 

Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar valuta asing masih dipengaruhi oleh faktor eksternal, termasuk dinamika ekonomi global dan sikap investor terhadap aset berisiko. Oleh karena itu, pelaku pasar disarankan untuk tetap mencermati perkembangan terbaru sebelum mengambil keputusan transaksi.*

Kategori :