RADAR JABAR - Sistem keamanan pada sepeda motor modern terus berkembang, salah satunya melalui penerapan sistem pengereman hidrolik. Teknologi ini menawarkan berbagai keunggulan seperti penyaluran tenaga yang lebih efisien, pengereman yang pakem dan stabil, serta kemampuan pendinginan yang lebih baik.
Namun, performa optimal tersebut hanya dapat dicapai jika seluruh komponen dirawat dengan baik dan dilakukan penggantian secara berkala, termasuk minyak rem.
Dalam sistem rem hidrolik, minyak rem berfungsi meneruskan tekanan dari tuas rem ke piston di kaliper sehingga kampas rem dapat menjepit cakram secara maksimal. Seiring waktu, kualitas minyak rem dapat menurun akibat paparan panas dan penyerapan kelembaban saat sistem bekerja. Oleh karena itu, penggantian minyak rem secara rutin menjadi langkah penting untuk menjaga performa dan keselamatan berkendara.
1. Menjaga Performa Pengereman Tetap Optimal
Minyak rem bersifat higroskopis, yaitu mudah menyerap uap air. Jika kandungan air terlalu tinggi, titik didih minyak rem akan menurun drastis. Saat rem bekerja keras dan suhu meningkat, cairan dapat mendidih dan membentuk gelembung udara yang menyebabkan rem terasa blong.
BACA JUGA:5 Motor Matic Terkuat Naik Tanjakan 2026, Mesin Bertenaga dan Cocok untuk Touring atau Mudik Jauh!
BACA JUGA:6 Motor Mirip Vespa Paling Diminati 2026, Dari Bensin hingga Listrik
2. Mencegah Korosi dan Kerusakan Komponen
Air yang terserap dalam minyak rem dapat memicu korosi pada komponen logam seperti master rem, selang, dan kaliper. Penggantian rutin membantu melindungi komponen penting ini dari kerusakan permanen.
3. Memperpanjang Umur Piston dan Seal Rem
Minyak rem yang kotor atau menghitam mengandung partikel endapan yang berpotensi merusak seal karet dan menghambat pergerakan piston. Cairan baru yang bersih berfungsi sebagai pelumas sekaligus pelindung agar piston tetap bekerja lancar.
4. Meningkatkan Keselamatan Berkendara
Sistem rem yang terjaga memberikan respons cepat dan rasa percaya diri saat menghadapi situasi darurat. Penggantian minyak rem secara berkala memastikan kendaraan dapat berhenti secara efektif dalam berbagai kondisi jalan dan cuaca.
“Perawatan sederhana seperti mengganti minyak rem secara berkala sering kali dianggap sepele, padahal perannya sangat vital dalam menjaga keselamatan pengendara. Rem yang prima adalah kunci utama kontrol kendaraan di berbagai situasi,” ujar Jamroni, selaku Technical Training Facilitator PT Daya Adicipta Motora.
Mengacu pada jadwal perawatan berkala di buku pedoman pemilik sepeda motor Honda, penggantian minyak rem dapat dilakukan berdasarkan beberapa kriteria berikut:
- Berdasarkan jarak tempuh: setiap 20.000–24.000 km
- Berdasarkan waktu: maksimal setiap 2 tahun, meskipun motor jarang digunakan