Capaian Satu Tahun Dadang-Ali : Sukses Ciptakan 11.867 Lapangan Kerja, Melebihi Target

Jumat 20-02-2026,16:12 WIB
Reporter : Eneng Suryani
Editor : Eneng Suryani

Guna merealisasikan janji politik Dadang Supriatna-Ali Syakieb, Kang DS menyebut pihaknya melakukan evaluasi mendalam terhadap konstruksi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bandung Tahun Anggaran 2026. 

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu mengakui Pemkab Bandung dihadapkan pada tantangan fiskal yang cukup berat pada Tahun Anggaran 2026 ini, mengingat pemangkasan signifikan TKD yang mencapai hampir Rp 1 triliun.

Penurunan alokasi TKD dari awalnya Rp 3,6 triliun menjadi hanya Rp 2,6 triliun atau terdapat penurunan sebesar Rp 1 triliun, diakui Kang DS menjadi hambatan besar dalam merealisasikan belanja visi-misi.

Guna menyiasati selisih anggaran sebesar Rp 1 triliun, Pemkab Bandung akhirnya memilih melakukan efisiensi dengan pemangkasan besar-besaran terhadap belanja non-prioritas demi memastikan janji politik dan program-program strategis yang berpihak pada masyarakat tetap berjalan. 

"Kami melakukan efisiensi pada program yang tidak bersentuhan langsung dengan rakyat, seperti pengurangan perjalanan dinas dan rapat-rapat yang tidak mendesak. Anggaran tersebut dialihkan untuk membiayai belanja visi-misi dan program yang dirasakan langsung masyarakat," ujar Kang DS. 

Saat ini Pemkab Bandung fokus untuk merealisasikan visi misi serta 57 rencana aksi yang menjadi janji politik pasangan Dadang Supriatna-Ali Syakieb. 

"Saya dan Kang Ali Syakieb ini dipilih oleh rakyat. Artinya komitmen dan janji politik kami dengan rakyat harus dilaksanakan," tegas Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung itu. 

Ia memastikan program-program unggulan yang menjadi janji politiknya seperti insentif bagi 17 ribu guru ngaji, pinjaman modal bergulir tanpa bunga tanpa jaminan, Beasiswa ti Bupati (Besti), pembangunan infrastruktur jalan hingga perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) akan terus berjalan. 

Pada tahun pertama kepemimpinannya, Kang DS-Ali Syakieb telah menyelesaikan perbaikan 3.524 unit rumah tidak layak huni. Sehingga total rutilahu yang telah diperbaiki dalam 4,5 tahun mencapai 32.851 unit rumah. 

Pemkab Bandung juga tengah menggarap salah satu program strategis yang juga menjadi janji politik pasangan Dadang Supriatna-Ali Syakieb yakni pembangunan Bandung Bedas Convention Center di wilayah Tegalluar, yang terkoneksi dengan stasiun Kereta Cepat Whoosh. 

"Saat ini baru memasuki tahap Detailed Engineering Design (DED) setelah sebelumnya menyelesaikan studi kelayakan. Fasilitas ini nantinya akan menjadi pusat pelayanan publik terpadu (MPP) untuk memecah konsentrasi pelayanan agar warga di wilayah timur lebih terlayani," tuturnya.

Di tengah kondisi fiskal daerah yang sangat berat akibat pemangkasan TKD, Kang DS dan Ali Syakieb pun tetap menunjukkan keberpihakan terhadap P3K Paruh Waktu Guru dan Tenaga Kependidikan. 

Tak hanya itu, selama setahun ini Bupati Dadang Supriatna dan Wabup Ali Syakieb juga berhasil menyukseskan berbagai program prioritas Presiden Prabowo terutama program MBG, Sekolah Rakyat hingga Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang sukses menjadi percontohan bagi daerah lain. 

"Alhamdulillah berbagai program yang kami jalankan, lebih dari 40 persen selaras dengan program yang dijalankan Presiden Prabowo dan Pemprov Jabar. Semoga apa yang telah kami berikan untuk masyarakat selama setahun ini bermanfaat dan berkah," ungkap Kang DS. (**)

Kategori :