Keluarga Pramugari ATR 42-500 Penuh Harap Ada Mukjizat dari Tuhan

Senin 19-01-2026,15:08 WIB
Reporter : Regi
Editor : Fadillah Asriani

RADAR JABAR - Keluarga Pramugari ATR 42-500 di Caringin, Kabupaten Bogor, pasrah menyerahkan nasib Esther Aprilita kepada kehendak Tuhan.

 

Paman Esther yakni Arya mengungkapkan, keluarga besar dari Esther masih berduka dan berharap ada mukjizat dari Tuhan untuk menyelamatkan Esther.

 

"Masih, masih berduka ya beginilah kalau harapan untuk hidup itu pasti tapi ya itu kan," ungkap Arya di Caringin, pada Senin (19/1/2026).

 

"Jika tuhan izinkan dia selamat Alhamdulillah puji tuhan, istilahnya harapan itu berapa persen lagi lah harapan," sambungnya.

 

Meski begitu, pihak kekuarga memiliki keinginan bahwa Esther dapat diselamatkan. "Kalau Keluarga pengen kali lah semua keluarga hidup, tapi gimana tuhan merencanakan," tambahnya.

 

Diketahui, Esther Aprilita berada dalam Pesawat 42-500 rute Yogyakarta-Makassar mengalami hilang kontak Sabtu (17/1/2026) lalu sekitar pukul 13.17 WITA.

 

Pesawat PK-THT lepas landas pukul 09.08 WITA dan dijadwalkan tiba di Bandara Sultan Hasanuddin sekitar pukul 12.22 WITA.

 

Kini, pihak Basarnas sedang berupaya untuk melakukan evakuasi. Pesawat ditemukan di kawasan Gunung Bulusaraung berada di perbatasan Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, pada Minggu (18/1/2026) kemarin. (Reg)

Kategori :