RADAR JABAR- Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan bahwa penetapan Tom Lembong sebagai tersangka dalam dugaan korupsi impor gula di Kementerian Perdagangan (Kemendag) periode 2015–2023 tidak memiliki unsur politisasi.
Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Abdul Qohar, dalam konferensi pers di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa, menegaskan bahwa penyidik bekerja berdasarkan bukti yang ditemukan. "Siapa pun pelakunya, jika terdapat bukti yang cukup, maka akan ditetapkan sebagai tersangka," ujarnya. Ia menjelaskan bahwa penyidikan kasus impor gula ini telah berlangsung sejak Oktober 2023 dan masih berjalan hingga kini. Penyidik telah memeriksa sekitar 90 saksi selama setahun terakhir. "Proses penyidikan membutuhkan waktu cukup lama. Kami juga melakukan penghitungan kerugian negara serta membutuhkan keterangan ahli, karena kasus ini bukan perkara sederhana," jelasnya. BACA JUGA:Profil Tom Lembong, Eks Mendag yang Terjerat Kasus Korupsi Impor Gula BACA JUGA:Kejagung Ungkap Kasus Korupsi Impor Gula yang Jerat Tom Lembong Bukti-bukti yang dikumpulkan meliputi catatan, dokumen, keterangan saksi, dan keterangan ahli. "Barang bukti sudah lengkap, termasuk pelaku dan keterangannya," tambahnya. Diketahui sebelumnya yang dilansir dari laman radarjabar, Tom Lembong ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi kegiatan importasi gula periode 2015--2023 di Kementerian Perdagangan (Kemendag). Qohar menjelaskan keterlibatan Tom Lembong dalam kasus tersebut bermula ketika pada tahun 2015, dalam rapat koordinasi antar-kementerian disimpulkan bahwa Indonesia mengalami surplus gula, sehingga tidak perlu impor gula. Namun, pada tahun yang sama, Tom Lembong selaku Mendag pada saat itu memberikan izin persetujuan impor gula kristal mentah kepada PT AP. "Saudara TTL memberikan izin persetujuan impor gula kristal mentah sebanyak 105.000 ton kepada PT AP yang kemudian gula kristal mentah tersebut diolah menjadi gula kristal putih," ucapnya.Kejagung Tegaskan Penangkapan Tom Lembong Tak Ada Unsur Politisasi
Rabu 30-10-2024,11:40 WIB
Reporter : Fadillah Asriani
Editor : Fadillah Asriani
Tags : #tom lembong
#kementerian perdagangan
#kejagung
#kasus tom lembong
#kasus korupsi tom lembong
Kategori :
Terkait
Rabu 19-03-2025,13:38 WIB
Pihak Bareskrim Polri Periksa Pengawas SPBU Sunat Takaran BBM di Jalan Alternatif Sentul
Rabu 19-03-2025,13:06 WIB
Bareskrim Polri: SPBU Jalan Alternatif Sentul Terbukti Sunat Takaran BBM untuk Konsumen
Kamis 06-03-2025,14:03 WIB
Tom Lembong Didakwa dalam Kasus Korupsi Gula dengan Kerugian Negara Rp578 Miliar
Kamis 02-01-2025,15:26 WIB
Kejagung Tetapkan Lima Korporasi Sebagai Tersangka Korupsi Tata Niaga Timah
Kamis 05-12-2024,19:37 WIB
Kejaksaan Agung Siap Hadapi Praperadilan Tersangka Hakim PN Surabaya
Terpopuler
Senin 16-02-2026,16:18 WIB
Pas untuk Mudik! Ini 5 Motor Matic 2026 dengan Suspensi Paling Empuk, Cocok Boncengan Berat !
Senin 16-02-2026,16:44 WIB
Todong Korban Pakai Sajam, Dua Tersangka Curas Diringkus Polsek Cicalengka
Selasa 17-02-2026,06:35 WIB
Ini 5 Motor Matic 2026 Paling Irit Bensin untuk Touring 300 KM, Sekali Isi BBM Bisa Tembus Jauh!
Senin 16-02-2026,19:06 WIB
Tabel Angsuran KUR BRI 2026: Pinjam Rp50 Juta, Cicilan Mulai Rp1 Jutaan per Bulan? Cek Detailnya Disini!
Senin 16-02-2026,13:31 WIB
Motif Penusukan Mantan Kades Bogor Masih Misterius
Terkini
Selasa 17-02-2026,12:54 WIB
Biadab, Suami Habisi Nyawa Istri di Bojongsoang Bandung, Ini Motifnya
Selasa 17-02-2026,10:04 WIB
Ini Dia 5 Helm Paling Nyaman untuk Touring Jarak Jauh 2026, Anti Pegal dan Tetap Adem Seharian
Selasa 17-02-2026,09:15 WIB
EIGER Adventure Salurkan 1.000 Pakaian bagi Penyintas Longsor di Cisarua, Bandung Barat
Selasa 17-02-2026,08:20 WIB
7 Tips Diet Saat Puasa Tahun 2026: Cara Turun Berat Badan Tanpa Takut Lemas
Selasa 17-02-2026,06:35 WIB