RADAR JABAR- Alasan Mancahester United dan Barcelona didenda oleh UEFA dikarenakan pelanggaran Financial Fair Play (FFP).
Keduanya dijatuhi denda oleh pihak UEFA yang bernilai cukup besar. Mulai dari MU yang dijatuhi denda sebesar 300 Euro atau sekitar Rp 5 miliar. Sementara Barcelona sendiri dikenai denda sebsar 500 ribu Euro atau sekitar Rp 8,4 miliar. UEFA memutuskan untuk menjatuhkan hukuman itu ke MU karena menganggap terjadi pelanggaran minor terhadap aturan FFP. Terdapat defisit kecil dari titik impas keungan MU, yang terjadi dalam periode 2019 sampai 2022. Tentunya hukuman ini disambut kekecewaan oleh The Old Traffod. MU merasa UEFA mengubah pandangan soal kerugian yang terkait dengan dampak pandemi COVID-19. Pihak Manchester United meraasa UEFA ini terlalu kaku, tapi menerima sanksi ini dan menyambut penerapan aturan FFP yang baru di mulai pada musim depan. Aturan FFP ini berubah sejak musim ini. Klub-klub bola akan dibatasi alokasi gaji pemain dan pelatih, dana transfer, dan biaya agen di angka 70% dari keseluruhan pendapatan club. Sementara itu FC Barcelona didenda karena pelanggaran dalam periode yang sama. Barcelona sendiri di sanksi atas kesalahan pelaporan keuntungan atas pelepasan aset berwujud, selain transfer pemain yang tak dianggap sebagai pendapatan relevean di bawah aturan FFP itu sendiri.Alasan MU dan Barcelona Didenda UEFA
Sabtu 15-07-2023,00:05 WIB
Reporter : Fadillah Asriani
Editor : Fadillah Asriani
Kategori :
Terkait
Sabtu 27-12-2025,13:32 WIB
Kata Patrick Dorgu usai Golnya Menangkan MU vs Newcastle: Happy Tapi Kaget Bisa Gitu
Senin 11-08-2025,16:25 WIB
Optimisme Ruben Amorim Terhadap Sesko: Karakternya Cocok untuk Manchester United
Minggu 10-08-2025,22:36 WIB
MU Vs Newcastle Jilid 4 di Bursa Transfer! Kini Berebut Carlos Baleba?
Jumat 01-08-2025,16:45 WIB
‘Tendang Satu Pemain Ini Dahulu, Baru Juventus Bisa Rekrut Jadon Sancho’
Kamis 31-07-2025,23:35 WIB
Mulai Bete, Nick Woltemade Desak Stuttgart Supaya Melepasnya ke Bayern Munich
Terpopuler
Minggu 25-01-2026,13:00 WIB
Bupati Bogor Ungkap Doanya saat Peringatan Isra Miraj
Minggu 25-01-2026,18:08 WIB
Kolaborasi Pentahelix-PRIMA, Normalisasi Drainase untuk Cegah Banjir Berulang di Dayeuhkolot
Minggu 25-01-2026,14:47 WIB
PJR Jagorawi Sebut Mobil yang Terguling di Baranangsiang Akibat Selip Ban
Minggu 25-01-2026,18:27 WIB
Tanah Eks Lokasi TPA Hutan Kota di Pondok Rajeg Longsor
Minggu 25-01-2026,22:04 WIB
BULOG Kancab Bandung Gencarkan Serap Gabah Petani di 2026, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Terkini
Minggu 25-01-2026,22:04 WIB
BULOG Kancab Bandung Gencarkan Serap Gabah Petani di 2026, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Minggu 25-01-2026,18:27 WIB
Tanah Eks Lokasi TPA Hutan Kota di Pondok Rajeg Longsor
Minggu 25-01-2026,18:08 WIB
Kolaborasi Pentahelix-PRIMA, Normalisasi Drainase untuk Cegah Banjir Berulang di Dayeuhkolot
Minggu 25-01-2026,14:47 WIB
PJR Jagorawi Sebut Mobil yang Terguling di Baranangsiang Akibat Selip Ban
Minggu 25-01-2026,13:00 WIB