Kenaikan harga emas Antam membuat harga untuk ukuran 1 gram kini berada di kisaran Rp2.880.000.
Angka ini menunjukkan tren positif dibandingkan hari sebelumnya, sekaligus memperkuat posisi emas sebagai instrumen investasi yang relatif stabil di tengah ketidakpastian ekonomi global.
BACA JUGA:TelkomGroup Siapkan Future Leaders Melalui Program Pengembangan Kepemimpinan Strategis FLDP 2026
BACA JUGA:Rincian Harga Gas Terbaru April 2026: LPG 12 Kg dan 5,5 Kg Naik, LPG 3 Kg Tetap
Harga Emas Antam Hari Ini
Berdasarkan pembaruan terbaru dari situs resmi Logam Mulia, harga emas Antam mengalami kenaikan pada beberapa pecahan. Berikut daftar harga jualnya (belum termasuk pajak):
- 0,5 gram: Rp1.490.000 (naik Rp20.000)
- 1 gram: Rp2.880.000 (naik Rp40.000)
- 2 gram: Rp5.700.000 (naik Rp80.000)
- 3 gram: Rp8.525.000
- 5 gram: Rp14.175.000
- 10 gram: Rp28.095.000
- 25 gram: Rp70.112.000
Sementara itu, harga buyback atau harga jual kembali juga mengalami peningkatan, berada di kisaran Rp2.678.000 hingga Rp2.690.000 per gram.
Kenaikan buyback ini menjadi kabar baik bagi investor yang ingin mencairkan aset emasnya.
Menariknya, di platform seperti Pegadaian, harga emas Antam justru mengalami sedikit penurunan.
BACA JUGA:Pergerakan Rupiah Hari Ini, 17 April 2026: Masih Tertekan di Kisaran Rp17.100–Rp17.200 per Dolar AS
Untuk ukuran 1 gram, harga tercatat di kisaran Rp2.954.000 dengan buyback sekitar Rp2.678.000. Perbedaan harga ini menunjukkan bahwa setiap platform memiliki kebijakan harga masing-masing.
Harga Emas Perhiasan Melemah
Berbanding terbalik dengan emas batangan, harga emas perhiasan hari ini justru mengalami penurunan.
Untuk kadar 24K, harga berada di sekitar Rp2.501.000 per gram, turun dari hari sebelumnya.
Berikut kisaran harga emas perhiasan berdasarkan kadar:
- 24K: Rp2.501.000
- 23K: Rp2.150.000
- 22K: Rp2.055.000
- 21K: Rp1.965.000
- 20K: Rp1.870.000
- 19K: Rp1.775.000
- 18K: Rp1.680.000
Penurunan harga perhiasan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah turunnya harga emas global serta penyesuaian permintaan pasar.
Selain itu, harga perhiasan biasanya sudah termasuk ongkos pembuatan, sehingga nilainya berbeda dengan emas batangan murni.
Pergerakan harga emas hari ini tidak lepas dari kondisi ekonomi global. Salah satu faktor utama adalah nilai tukar dolar AS yang memengaruhi harga emas dunia.
Selain itu, kebijakan suku bunga dari Federal Reserve juga berperan penting dalam menentukan arah harga emas.
Ketika suku bunga naik, biasanya harga emas akan tertekan karena investor cenderung beralih ke instrumen lain yang memberikan imbal hasil lebih tinggi.
Sebaliknya, ketika kondisi ekonomi tidak stabil, emas menjadi aset safe haven yang banyak diburu.
Di Indonesia, faktor musiman seperti menjelang hari raya atau kebutuhan pernikahan juga memengaruhi permintaan emas, terutama perhiasan.
Hal ini bisa menyebabkan harga di tingkat lokal sedikit berbeda dari harga global.