Debut Playoff Gemilang, Victor Wembanyama Bawa Spurs Tundukkan Trail Blazers

Debut Playoff Gemilang, Victor Wembanyama Bawa Spurs Tundukkan Trail Blazers

Pemain Boston Celtics Jayson Tatum (kanan) merayakan kemenangan dengan rekan satu timnya Nikola Vucevic dalam laga melawan Philadelphia 76ers di TD Garden Arena, Boston, Senin (20/4/2026) WIB. --ANTARA/X/Celtics

RADAR JABAR - Center muda Victor Wembanyama tampil luar biasa dalam laga debut playoff-nya dengan mencetak 35 poin, sekaligus membawa San Antonio Spurs meraih kemenangan 111-98 atas Portland Trail Blazers pada gim pertama yang digelar di Frost Bank Center, San Antonio, Senin WIB.

Usai pertandingan, pemain asal Prancis tersebut mengakui bahwa atmosfer playoff memang berbeda dibanding musim reguler. Namun, ia menegaskan bahwa timnya tetap bermain dengan pendekatan yang sama seperti sebelumnya.

"Ini jelas berbeda, tapi kami sudah tampil sangat bagus di musim reguler. Jadi, kami tidak punya alasan untuk bertindak berbeda atau melakukan sesuatu yang berbeda," ujarnya, dikutip dari situs resmi NBA.

Wembanyama langsung tampil agresif sejak awal laga. Ia mencatatkan 21 poin hanya di babak pertama, yang menjadi rekor poin terbanyak dalam paruh pertama untuk debut playoff di era play-by-play NBA. Total 35 poin yang ia bukukan juga memecahkan rekor klub Spurs untuk debut playoff, melampaui catatan 32 poin milik Tim Duncan pada 1998.

BACA JUGA:Klik di Sini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam Laga AFF U17 Malam Ini

BACA JUGA:18 Lokasi Nobar Persib Lawan Dewa United di Bandung Raya, Senin 20 April 2026

Kemenangan Spurs tidak lepas dari kontribusi pemain lain. Stephon Castle dan De'Aaron Fox masing-masing menyumbang 17 poin. Keduanya juga berperan penting dalam mengatur alur serangan dengan total 15 assist, memastikan Spurs unggul 1-0 dalam seri best-of-seven.

Di kubu lawan, Deni Avdija tampil sebagai pemain paling menonjol dengan mencatatkan double-double, yakni 30 poin dan 10 rebound. Sementara itu, Scoot Henderson yang merupakan rival Wembanyama di draft NBA 2023, menambahkan 18 poin. Namun, performa mereka belum cukup untuk menahan dominasi Spurs, terutama di kuarter akhir.

Pelatih Portland, Tiago Splitter, mengakui bahwa timnya kesulitan menghadapi permainan Spurs. Ia menyoroti buruknya akurasi tembakan tiga angka yang hanya masuk 10 dari 38 percobaan.

Menurutnya, menghadapi Spurs membutuhkan efektivitas tinggi dalam tembakan jarak jauh, sesuatu yang gagal ditunjukkan oleh timnya dalam pertandingan tersebut.

"Spurs menempatkan Anda dalam posisi sulit. Melawan mereka, Anda harus menembak bola dengan baik dari tembakan tiga angka. Kami tidak melakukannya," ujarnya.

BACA JUGA:Arthur Fils Tantang Andrey Rublev di Final Barcelona Open Usai Singkirkan Rafael Jodar

BACA JUGA:Pep Guardiola Optimistis Manchester City Bisa Taklukkan Arsenal Lagi

Selain unggul dalam akurasi permainan, Spurs juga mendominasi rebound dengan perbandingan 45-38. Mereka juga mampu mengimbangi permainan fisik yang diterapkan oleh Trail Blazers sepanjang laga.

Sumber: