Alycia Baumgardner Pertahankan Tiga Gelar Dunia Hadapi Shin di Madison Square Garden

Alycia Baumgardner Pertahankan Tiga Gelar Dunia Hadapi Shin di Madison Square Garden

Poster laga tinju Alycia Baumgardner (kiri) melawan Bo Mi Re Shin (kanan) yang dipublikasikan World Boxing Association (WBA). --WBA via ANTARA

RADAR JABAR - Petinju asal Amerika Serikat, Alycia Baumgardner, akan mempertaruhkan gelar juara dunia kelas super bulu versi World Boxing Association (WBA), International Boxing Federation (IBF), dan World Boxing Organization (WBO) saat menghadapi penantang asal Korea Selatan, Bo Mi Re Shin. Duel tersebut dijadwalkan berlangsung di Madison Square Garden, Amerika Serikat, pada Jumat (17/4).

Baumgardner datang dengan catatan impresif, yakni 17 kemenangan (tujuh KO) dan satu kekalahan. Ia menargetkan kemenangan ini untuk menegaskan dominasinya di divisi 130 pon sekaligus membuktikan konsistensinya sebagai juara dunia.

Petinju berusia 31 tahun itu sebelumnya tampil solid sepanjang 2025, termasuk saat menghadapi Jennifer Miranda dan Leila Beaudoin. Kini, ia kembali ke arena ikonik yang turut mengangkat namanya sebagai salah satu bintang tinju wanita.

Pertarungan ini juga menghadirkan aspek bersejarah karena dijadwalkan berlangsung selama 10 ronde dengan durasi tiga menit per ronde, setara dengan standar laga pria. Baumgardner secara terbuka mendukung langkah ini sebagai bagian dari upayanya mendorong kemajuan tinju wanita.

BACA JUGA:Prediksi Inter Milan vs Cagliari, 18 April 2026: Momentum Percepat Scudetto

BACA JUGA:Prediksi Sassuolo vs Como, Mode Tandang Klub Milik Orang Indonesia Berbahaya

Di sisi lain, Shin hadir sebagai penantang tangguh dengan rekor 19 kemenangan (delapan KO), tiga kekalahan, dan tiga hasil imbang. Ia sebelumnya menunjukkan performa kuat saat menghadapi juara dunia kelas ringan, Caroline Dubois, pada 2025.

Dikenal memiliki daya tahan tinggi dan gaya bertarung agresif, Shin berambisi memanfaatkan kesempatan besar ini untuk merebut tiga sabuk juara sekaligus. Ia diprediksi akan menekan dari jarak dekat untuk menguji ketahanan Baumgardner.

Sementara itu, Baumgardner kemungkinan akan mengandalkan kecepatan tangan, akurasi pukulan, serta pergerakan kaki untuk mengontrol tempo dari jarak aman. Dengan durasi ronde yang lebih panjang, faktor stamina diyakini akan menjadi penentu dalam duel perebutan gelar ini.*

Sumber: