Alwi Farhan Menang Dramatis atas Justin Hoh, Lolos ke 16 Besar BAC 2026
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan saat menjajal lapangan jelang Badminton Asia Championships 2026 di Ningbo Olympic Sports Center, Ningbo, China, Senin (6/4/2026). --ANTARA/HO-PBSI/aa.
RADAR JABAR - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, berhasil meraih kemenangan sengit atas rival lamanya asal Malaysia, Justin Hoh, pada babak 32 besar Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026.
Dalam pertandingan yang berlangsung ketat di Ningbo Olympic Sports Center, China, Rabu, Alwi sukses mengamankan tiket ke babak 16 besar setelah menang tiga gim dengan skor 21-19, 14-21, 21-18.
Usai laga, Alwi mengakui bahwa pertandingan tersebut tidak berjalan mudah. Ia harus menghadapi tekanan serta rasa tidak nyaman sepanjang pertandingan.
"Tidak mudah saya bisa melewati tekanan dan rasa tidak nyaman yang muncul di dalam diri saya," ujarnya, dalam keterangan resmi PBSI.
BACA JUGA:Barcelona vs Atletico, Flick Tuntut 2 Hal Agar Blaugrana Tidak Merana
BACA JUGA:Julio Cesar Ingatkan Persib Tetap Waspada, Setiap Laga Dianggap Final demi Hattrick Juara
Namun, ia mampu mengendalikan situasi, terutama di poin-poin krusial pada gim penentuan.
"Alhamdulillah saya bisa mengontrol dan di akhir pertandingan saya mencoba lebih sadar, lebih menerima situasi dan akhirnya bisa memenangkan pertandingan." sambungnya.
Alwi juga menyebut bahwa pertemuannya dengan Justin Hoh selalu berlangsung sengit. Keduanya sudah saling mengenal sejak masih bermain di level junior, sehingga setiap pertemuan selalu diwarnai gengsi tinggi dan keinginan kuat untuk menang.
"Jadi, ada gengsi setiap ketemu. Sama-sama tidak mau kalah jadi permainannya selalu seru. Seperti rival di dalam lapangan," ujarnya.
BACA JUGA:IBL All-Star 2026 Guncang Bandung: Kolaborasi Basket, Musik, dan Kreativitas Dalam 1 Panggung
BACA JUGA:Persib vs Bali United: Daftar Pemain Maung Bandung yang Kembali, Absen, & Rawan Akumulasi
Menurutnya, rivalitas tersebut justru menjadi dorongan tambahan untuk tampil maksimal di lapangan. Ia menegaskan bahwa tidak ada laga yang mudah di turnamen sekelas Asia, sehingga dirinya bertekad untuk terus berjuang habis-habisan di setiap pertandingan.
"Saya mau tampil layaknya seorang petarung," kata Alwi.
Sumber: