Ini 5 Tanaman Hias yang Justru Cepat Mati Kalau Terlalu Sering Disiram

Ini 5 Tanaman Hias yang Justru Cepat Mati Kalau Terlalu Sering Disiram

Ini 5 Tanaman Hias yang Justru Cepat Mati Kalau Terlalu Sering Disiram--(Sumber Gambar: ilustrasi/Freepik)

RADAR JABAR - Banyak orang berpikir kalau semakin sering menyiram tanaman hias, maka tanaman akan tumbuh lebih subur. Padahal kenyataannya tidak selalu seperti itu. Ada beberapa jenis tanaman hias yang justru cepat mati kalau terlalu sering disiram.

Kesalahan ini sering dilakukan, terutama oleh pemula. Niatnya ingin merawat, tapi malah berujung pada akar busuk, daun menguning, bahkan tanaman mati perlahan. Karena itu, penting banget memahami karakter setiap tanaman hias sebelum menentukan pola penyiraman.

Nah, berikut ini beberapa tanaman hias yang sebaiknya tidak terlalu sering disiram.

1. Lidah Mertua (Sansevieria)

Tanaman ini terkenal sangat kuat dan tahan banting. Bahkan sering disebut sebagai tanaman “anti mati”. Tapi justru karena itu, banyak orang salah merawatnya.

Lidah mertua tidak suka tanah yang terlalu basah. Kalau kamu terlalu sering menyiram, akarnya bisa membusuk dengan cepat.

Ciri-ciri kelebihan air:

  • Daun jadi lembek
  • Warna menguning
  • Pangkal tanaman mulai busuk

Idealnya, tanaman ini cukup disiram 1–2 kali seminggu, bahkan bisa lebih jarang kalau cuaca lembap.

 

BACA JUGA:5 Tanaman Menarik Rezeki di Tahun 2026, Bawa Hoki dan Energi Positif ke Rumah

BACA JUGA:9 Tanaman Hias Outdoor Pembawa Rezeki Berlimpah Mudah Dirawat

 

2. Kaktus

Kaktus memang identik dengan tanaman gurun, tapi masih banyak yang menyiramnya seperti tanaman biasa. Padahal ini salah besar.

Kaktus menyimpan air di batangnya, jadi tidak butuh penyiraman sering. Kalau terlalu banyak air, kaktus justru akan membusuk dari dalam.

Tips merawat:

  • Siram hanya saat tanah benar-benar kering
  • Gunakan media tanam berpasir Pastikan pot punya drainase yang baik
  • Kaktus lebih tahan kekeringan daripada kelebihan air.

3. Sukulen

Sumber: