Rahasia Kulkas Tahan Lebih dari 10 Tahun, Ini Cara Merawatnya
Ilustrasi-zinkevych-Freepik
RADAR JABAR - Kulkas merupakan salah satu peralatan rumah tangga yang memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama untuk menyimpan makanan dan minuman agar tetap segar lebih lama. Tentunya kamu perlu mengetahui bagaimana tips merawat kulkas yang baik.
Berbeda dengan peralatan rumah tangga lainnya, kulkas bekerja selama 24 jam tanpa henti, sehingga kondisinya perlu dijaga dengan baik agar tetap optimal. Tanpa perawatan yang tepat, kinerja kulkas bisa menurun, konsumsi listrik meningkat, bahkan berpotensi mengalami kerusakan lebih cepat.
Tentunya penting bagi pengguna untuk memahami cara merawat kulkas dengan benar. Perawatan sederhana seperti menjaga kebersihan, mengatur suhu yang ideal, serta memperhatikan cara penggunaan dapat memberikan dampak besar terhadap usia pakai kulkas.
Selain itu, kebiasaan kecil seperti tidak terlalu sering membuka pintu atau tidak memasukkan makanan panas juga dapat membantu menjaga stabilitas suhu di dalamnya.
Tips Merawat Kulkas yang Baik
Tahukah kamu? Dengan melakukan perawatan kulkas secara rutin dan konsisten, kulkas tak hanya akan bekerja lebih efisien, tetapi juga bisa bertahan hingga lebih dari 10 tahun tanpa kendala berarti. Hal ini tentu menjadi keuntungan tersendiri karena dapat menghemat biaya listrik sekaligus mengurangi risiko pengeluaran untuk perbaikan atau penggantian unit baru.
Nah, ada beberapa tips merawat kulkas yang bisa kamu lakukan dirumah, tentunya dengan caranya cukup mudah!
Atur Suhu Ideal
Salah satu kunci utama menjaga performa kulkas adalah mengatur suhu dengan benar. Suhu ideal untuk bagian kulkas berada di kisaran 2 hingga 5 derajat Celsius, sedangkan freezer sebaiknya diatur antara -15 hingga -18 derajat Celsius.
Pengaturan suhu di kulkas dapat membantu menjaga kesegaran makanan tanpa membuat kompresor bekerja terlalu keras.
Banyak orang mengira bahwa semakin dingin suhu kulkas, maka semakin baik, padahal, suhu yang terlalu rendah justru membuat konsumsi listrik meningkat dan mempercepat keausan komponen. Dengan suhu yang tepat, kulkas bisa bekerja lebih efisien dan tahan lama.
BACA JUGA:10 tanaman hias cantik 2026 yang mudah dirawat, Cocok untuk Pemula
BACA JUGA:9 Rekomendasi Tanaman Hias untuk Rumah Minimalis, Simpel tapi Estetik
Bersihkan Secara Rutin
Kebersihan kulkas juga berperan besar dalam menjaga kualitas dan performanya. Sebaiknya bagian dalam kulkas dibersihkan setiap 1 hingga 2 bulan sekali.
Gunakan campuran air hangat dan baking soda untuk membersihkan noda sekaligus menghilangkan bau tidak sedap.
Selain bagian dalam, perhatikan juga karet pintu kulkas, dan pastikan selalu bersih agar pintu dapat menutup dengan rapat dan tidak terjadi kebocoran udara dingin. Jika karet pintu kotor atau longgar, kulkas akan bekerja lebih keras untuk menjaga suhu.
Jangan lupa membersihkan bagian kondensor di belakang kulkas setidaknya setiap 6 bulan sekali, serta debu yang menumpuk pada kondensor dapat menyebabkan panas berlebih dan membuat kinerja kulkas menurun. Gunakan kuas atau vacuum cleaner untuk membersihkannya dengan aman.
Kelola Isi Kulkas dengan Baik
Mengatur isi kulkas dengan benar juga sangat penting. Hindari mengisi kulkas terlalu penuh karena dapat menghambat sirkulasi udara dingin.
Sebaliknya, kulkas yang terlalu kosong juga tidak efisien. Idealnya, isi kulkas sekitar 50 hingga 70 persen agar sirkulasi udara tetap lancar.
Selain itu, jangan langsung memasukkan makanan atau minuman panas ke dalam kulkas. Biarkan makanan mendingin terlebih dahulu pada suhu ruang.
Jika langsung dimasukkan, suhu di dalam kulkas akan meningkat dan membuat kompresor bekerja lebih keras untuk menurunkannya kembali.
Hindari Sumber Panas Eksternal
Pastikan kulkas tidak diletakkan dekat sumber panas seperti sinar matahari langsung, kompor, atau oven. Panas dari luar dapat membuat kulkas bekerja lebih berat untuk menjaga suhu di dalamnya.
Selain itu, beri jarak sekitar 10 hingga 15 cm antara kulkas dan dinding agar sirkulasi udara di bagian belakang tetap lancar. Ventilasi yang baik membantu mencegah panas berlebih pada mesin.
Jangan lupa untuk selalu menutup pintu kulkas dengan rapat dan mengurangi frekuensi buka-tutup agar suhu tetap stabil.
Lakukan Perawatan Tambahan
Untuk kulkas yang belum menggunakan teknologi no-frost, penting untuk melakukan defrost secara berkala. Caranya dengan mencabut steker dan membiarkan bunga es mencair secara alami.
Diketahui bahwa penumpukan es yang berlebihan dapat mengurangi efisiensi pendinginan dan memperberat kerja mesin.
Selain itu, rutinlah memeriksa isi kulkas dan membuang makanan yang sudah kedaluwarsa. Makanan yang membusuk tidak hanya menimbulkan bau tidak sedap, tetapi juga bisa menjadi sumber bakteri yang memengaruhi kualitas makanan lain.
BACA JUGA:5 Sabun Cuci Muka Wardah yang Cocok Cegah Jerawat, Kulit Lebih Bersih dan Sehat
BACA JUGA:9 Sepeda Gunung Ringan untuk Trek Tanah dan Bebatuan
Kesimpulan
Merawat kulkas dengan baik merupakan salah satu langkah penting untuk menjaga kinerjanya tetap optimal sekaligus memperpanjang usia pakai. Dengan perawatan sederhana seperti mengatur suhu ideal, membersihkan kulkas secara rutin, serta mengelola isi dengan tepat, kulkas dapat bekerja lebih efisien dan hemat listrik.
Selain itu, kebiasaan kecil seperti tidak memasukkan makanan panas, menghindari penempatan di dekat sumber panas, serta memastikan pintu selalu tertutup rapat juga berperan besar dalam menjaga stabilitas suhu di dalam kulkas. Perawatan tambahan seperti defrost dan pengecekan rutin isi kulkas pun tidak kalah penting untuk mencegah kerusakan dan menjaga kebersihan.
Dengan melakukan perawatan secara konsisten, kulkas tidak hanya lebih awet hingga bertahun-tahun, tetapi juga membantu menghemat biaya listrik dan mengurangi risiko perbaikan. Oleh karena itu, menjaga kulkas tetap bersih dan digunakan dengan benar adalah investasi sederhana untuk kenyamanan dan efisiensi di rumah.*
Sumber: