Bazaar Ramadan dan OPM 2026 Jadi Strategi Pemkab Bandung Jaga Daya Beli Masyarakat
Bazaar Ramadan dan OPM 2026 Jadi Strategi Pemkab Bandung Jaga Daya Beli Masyarakat--
RADAR JABAR - Bupati Bandung, Dadang Supriatna secara resmi membuka kegiatan Bazaar Ramadan 1447 Hijriah dan Operasi Pasar Murah (OPM) Bersubsidi Tahun 2026, Kamis (5/3/2026), di Lapangan Upakarti, Soreang.
Pembukaan OPM ditandai dengan penyerahan simbolis paket sembako oleh Bupati kepada perwakilan camat dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Cangkuang, Kecamatan Cikancung, dan Kecamatan Rancaekek yang secara serentak melaksanakan OPM di wilayahnya masing-masing.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Kang DS ini menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang bertepatan dengan 15 Ramadan 1447 H.
“Kegiatan Bazaar Ramadan 1447 Hijriah dan Operasi Pasar Murah bersubsidi tahun 2026 ini tentu sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Alhamdulillah, nilai inflasi Kabupaten Bandung saat ini berada di angka 3,01 persen, di bawah rata-rata nasional dan provinsi. Ini menunjukkan kerja nyata seluruh perangkat daerah dalam menjaga stabilitas harga,” ujarnya.
BACA JUGA:Teken Nota Kesepakatan, Pemkab Bandung dan Badan Bank Tanah Sinergi Optimalisasi Lahan
Kang DS menegaskan, kegiatan OPM menjadi salah satu instrumen penting dalam mengendalikan inflasi, khususnya menjelang Idulfitri saat harga kebutuhan pokok cenderung meningkat.
“Saya titip kepada Disperdagin dan seluruh kepala OPD agar memperbanyak kegiatan operasi pasar murah, terutama menjelang Idulfitri. Kita juga harus mendukung daerah-daerah pertanian agar tidak terlalu terdampak gejolak harga, termasuk dampak situasi global,” katanya.
Ia menambahkan, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung juga dipengaruhi oleh meningkatnya daya beli masyarakat. Karena itu, pertumbuhan ekonomi harus terus dijaga agar berdampak pada kesejahteraan yang merata.
Menurutnya, kolaborasi lintas perangkat daerah sangat penting, termasuk dengan Dinas Koperasi dan UKM dalam mendorong pelaku UMKM naik kelas, mulai dari sertifikasi halal, pendaftaran hak kekayaan intelektual (HAKI), hingga penguatan koperasi.
BACA JUGA:Ambulans PKB Siaga Siap Bantu Masyarakat Kabupaten Bandung di 31 Kecamatan
Kegiatan ini juga turut didukung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bandung dalam mendorong promosi dan pemasaran produk UMKM. Ke depan, Kang DS berharap Dekranasda dapat menyelenggarakan festival dan event berkala untuk menarik kunjungan dan memperluas pasar produk lokal.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bandung, Dicky Anugerah melaporkan bahwa kegiatan Bazaar Ramadan merupakan agenda rutin yang bekerja sama dengan Dekranasda Kabupaten Bandung.
Ia menjelaskan bazaar ini diadakan untuk meningkatkan penggunaan dan pembelian produk dan/atau jasa IKM/UKM serta belanja di pasar rakyat di Kabupaten Bandung.
“Kegiatan Bazaar Ramadan ini bertujuan untuk mempromosikan dan meningkatkan peluang pasar serta transaksi penjualan produk IKM dan UKM Kabupaten Bandung, sekaligus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok menjelang Idulfitri 1447 Hijriah,” ujarnya.
Sumber: