Respons Keluhan Warga, Wali Kota Bandung Akan Membatasi Sementara Galian IPT Jelang Idulfitri
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.--Humas Kota Bandung/Kepala Diskominfo Kota Bandung Henryco Arie Sapiie.
RADAR JABAR DISWAY – Proyek galian Infrastruktur Pasif Terpadu (IPT) dikeluhkan oleh warga Kota Bandung. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, pun merespons keluhan ini dengan akan membatasi sementara pembangunan galian.
Ia mengambil kebijakan pembatasan sementara hingga 5 Maret 2026 untuk memastikan kenyamanan dan keamanan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.
Pembatasan, kata Farhan, dilakukan dengan syarat seluruh titik galian yang sudah dikerjakan wajib dirapikan terlebih dahulu.
Tidak boleh sampai ada lubang yang terbuka karena bisa membahayakan keselamatan masyarakat setempat.
BACA JUGA:Pemkab Bandung Dorong Sertifikasi Tanah Pemda untuk Cegah Kerugian Negara
“Kita batasi sementara sampai 5 Maret. Tapi dengan catatan, semua titik yang sudah digali harus dirapikan. Tidak boleh ada yang dibiarkan terbuka dan membahayakan warga,” demikian ia menegaskan, dikutip dari laman resmi Pemkot Bandung, Rabu (4/3).
Menurutnya, langkah ini menjadi wujud tanggung jawab pemerintah dalam memastikan kondisi jalan tetap aman di tengah peningkatan mobilitas warga menjelang Lebaran.
“Kenyamanan dan keamanan warga itu prioritas. Menjelang Idulfitri mobilitas meningkat, jadi jalan harus dalam kondisi baik,” kata Farhan.
Maka dari itu, percepatan penyelesaian menjadi fokus utama dalam beberapa hari ke depan.
BACA JUGA:Resmi! Kota Bandung Menjadi Tuan Rumah Peparda VII Jabar 2026
Saat ini percepatan galian di sejumlah ruas jalan juga sedang dilakukan oleh PT Bandung Infra Investastama (BII).
Tujuan dilakukannya percepatan tersebut ialah demi segera menyelesaikan semua pekerjaan dan tak mengganggu arus kendaraan selama masa mudik dan silaturahmi Idulfitri.
“Saat ini kita percepat di ruas-ruas jalan yang tengah ada pekerjaan galian. Targetnya sebelum Lebaran sudah rapi, sudah aman dilalui.” Pungkas Farhan.
Sumber: