Ketika Daftar UMKM Kini 5 Menit, Derry Terkenang Awal Makmur Jaya Bertahan Karena GoFood

Ketika Daftar UMKM Kini 5 Menit, Derry Terkenang Awal Makmur Jaya Bertahan Karena GoFood

Derry Kustiadihardjo, pemilik Makmur Jaya Coffee Roasters saat menceritakan pengalamannya menggunakan layanan GoFood pada acara Maju Bersama GoFood Bandung (26/2).--Siaran Pers

RADAR JABAR DISWAY - Bandung, 2 Maret 2026 - Di acara Maju Bersama GoFood yang memperkenalkan inovasi pendaftaran merchant hanya 5 menit, satu cerita lama kembali diingat oleh Derry Kustiadihardjo. Bukan soal teknologi, tapi soal perjalanan panjang usahanya bertahan di masa sulit.

Makmur Jaya Coffee Roasters berdiri pada 2018 dan sempat tumbuh stabil. Lalu pandemi COVID-19 datang pada 2020. Mobilitas dibatasi, kedai sepi, stok menumpuk. Di titik itu, kanal digital menjadi jalan keluar yang tidak pernah benar-benar ia rencanakan sejak awal.

“Waktu pandemi, GoFood sangat membantu kami bertahan. Kami bikin kopi 1 liter untuk menghabiskan stok. Awalnya sederhana, tapi ternyata diterima pasar dan berkembang jadi produk pelopor di masanya. Sampai sekarang, kopi 1 liter masih jadi andalan Makmur Jaya di GoFood,” katanya.

BACA JUGA:Kang DS Imbau Seluruh OPD Utamakan Produk IKM/UMKM Lokal Dalam Setiap Kegiatan

Cerita itu jadi kontras ketika Derry mengingat pengalaman awal bergabung dengan GoFood. Karena satu dan lain hal, proses pendaftarannya tidak secepat sekarang–bahkan memakan waktu hingga satu bulan.

“Saya masih ingat, proses daftar saat itu memakan waktu cukup lama. Jadi saat dengar sekarang pendaftaran GoFood bisa selesai lima menit, menurut saya itu kemajuan besar,” ujarnya.

Bagi Derry, kemajuan sistem hanya satu bagian dari perjalanan. Bagian lain yang tidak kalah penting adalah bagaimana pelaku usaha membangun fondasi usahanya sendiri. Ia percaya, hype tidak bisa berdiri sendiri tanpa kualitas.

“Produk dan branding harus jalan bareng. Branding penting buat menarik orang, tapi dalam jangka panjang kualitas produk yang bikin pelanggan balik lagi. Kalau produknya tidak enak, branding saja tidak cukup,” katanya.

BACA JUGA:Ketika Jam Tangan Kayu Berhasil Tembus Pasar Global- Kiprah Ma.ja Watch, UMKM Binaan BRI

Ia juga menilai digitalisasi bukan lagi pilihan tambahan.

“Sekarang digital itu kebutuhan. Mau tidak mau, pelaku usaha harus adaptasi supaya tetap relevan dan bisa menjangkau lebih banyak orang.”

Dari proses daftar yang dulu memakan waktu hingga satu bulan, hingga kini hanya perlu hitungan menit, perjalanan Makmur Jaya mencerminkan perubahan cara UMKM bertahan. Cerita Derry menunjukkan bahwa inovasi teknologi bisa membuka pintu, tetapi yang membuat usaha terus berjalan adalah keberanian beradaptasi dan menjaga kualitas di setiap cangkir kopi.

Sumber: