7 Cara Mencegah Asam Lambung Kambuh Saat Puasa, Ibadah Tetap Nyaman
Cara Mencegah Asam Lambung Kambuh Saat Puasa--
RADAR JABAR - Puasa Ramadan bisa menjadi tantangan bagi penderita asam lambung atau GERD. Perut kosong dalam waktu lama berisiko memicu naiknya asam lambung yang menyebabkan perih, mual, hingga sensasi terbakar di dada. Meski begitu, dengan pola makan dan gaya hidup yang tepat, puasa tetap bisa dijalani dengan nyaman.
Berikut tujuh cara mencegah asam lambung kambuh saat puasa yang bisa Anda terapkan.
7 Cara Mencegah asam lambung kambuh saat puasa:
1. Pilih Menu Sahur yang Ramah Lambung
Sahur adalah fondasi utama agar lambung tetap stabil sepanjang hari. Hindari makanan pemicu seperti gorengan, santan, pedas, asam, dan kafein.
Sebaliknya, pilih makanan tinggi serat dan protein yang dicerna lebih lambat, seperti oatmeal, nasi merah, telur rebus, daging tanpa lemak, pisang, serta sayuran hijau. Menu ini membantu menjaga rasa kenyang lebih lama sekaligus menekan produksi asam lambung.
BACA JUGA:Terbaru! 25 Kode Redeem FC Mobile 19 Februari 2026, Gems, Pack Elite, dan Player Gratis
2. Jangan Lewatkan Sahur
Melewatkan sahur dapat memperpanjang durasi perut kosong, sehingga risiko asam lambung naik semakin besar.
Usahakan tetap sahur meski hanya dengan porsi ringan seperti roti gandum, pisang, dan segelas susu rendah lemak. Sahur juga membantu menjaga energi selama berpuasa agar tubuh tidak mudah lemas.
3. Berbuka Secara Bertahap
Kesalahan umum saat puasa adalah langsung makan dalam jumlah besar ketika berbuka. Padahal, lambung yang tiba-tiba penuh dapat memicu refluks asam.
Mulailah berbuka dengan air hangat dan 1–2 butir kurma. Setelah itu, beri jeda beberapa menit sebelum makan utama. Cara ini membantu lambung beradaptasi dan mencegah lonjakan asam lambung.
4. Hindari Makanan Pemicu Saat Malam Hari
Meskipun waktu makan lebih fleksibel setelah berbuka, tetap batasi makanan yang bisa memicu asam lambung seperti cokelat, kopi, minuman bersoda, makanan pedas, dan gorengan.
Sumber: