Presiden Prabowo: Mereka yang melupakan sejarah akan dihukum oleh sejarah

Presiden Prabowo: Mereka yang melupakan sejarah akan dihukum oleh sejarah

Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan di Rakornas Pusat dan Daerah, SICC, Kabupaten Bogor, pada Senin (2/2/2026). Foto: YouTube Sekretariat Presiden--

RADAR JABAR, BOGOR - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan, pemimpin yang melupakan sejarah akan dihukum oleh sejarah itu sendiri.

Hal itu disampaikan Prabowo saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, pada Senin (2/2/2026).

Awalnya, Prabowo mengingatkan seluruh pemimpin daerah hingga pusat untuk mengerti sejarah daerah hingga bangsa Indonesia.

Ia juga menyinggung, sejarah kelam Indonesia yang selama ratusan tahun terintervensi hingga dijajah oleh bangsa lain untuk menguasai negara Indonesia.

"Kita harus paham bahwa ratusan tahun kita ini diintervensi diganggu bahkan dijajah ini harus kita ngerti harus paham," kata Prabowo.

 

BACA JUGA:Presiden Prabowo: Rakyat Tidak Suka Pemimpin yang Majukan Kepentingan Pribadi

 

Dia menegaskan, siapapun yang melupakan sejarah akan dihukum langsung oleh sejarah itu sendiri bahkan terbelit kesalahan masa lalu.

"Mereka yang melupakan sejarah akan dihukum oleh sejarah, mereka yang melupakan sejarah akan terbelit dalam kesalahan-kesalahan yang dilakukan di masa lalu," tegasnya.

Prabowo mengungkapkan, alasan menyampaikan hal tersebut karena mendapat kesempatan secara langsung melihat kondisi dunia saat ini.

Dirinya menuturkan, negara-negara besar yang mengajarkan demokrasi serta hak asasi manusia malah melanggar hal tersebut.

"Kita melihat sekarang negara-negara besar yang mengajarkan kita untuk demokrasi, untuk asasi manusia, untuk the rule of law, untuk menjaga lingkungan hidup. Mereka lah yang melanggar apa yang mereka ajarkan," pungkasnya.

Sumber: