Legislator Kabupaten Bogor Khawatir Robohnya Ruang Kelas Terjadi di Sekolah Lain
Anggota DPRD Kabupaten Bogor Dapil 2 Amin Sugandi saat memberikan keterangan di SMAN 2 Gunung Putri. Foto: Regi--
RADAR JABAR, BOGOR- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Dapil 2 Kabupaten BOGOR Amin Sugandi khawatir terdapat peristiwa roboh ruang kelas serupa di sekolah lain.
Diketahui, pada Dapil 2 Kabupaten Bogor terdapat tiga sekolah yang roboh dengan kejadian serupa seperti hujan dengan angin kencang dan konstruksi bangunan.
Konstruksi bangunan itu menggunakan pondasi atap jenis baja ringan dan genting yang terbuat dari tanah liat
Tiga kejadian rubuh itu yakni, SMKN 1 Cileungsi dan SMKN 1 Gunung Putri pada 2025 lalu. Pada 2026, SMAN 2 Gunung Putri.
"Justru itu saya mengkhawatirkan ini juga mungkin ga menutup kemungkinan bisa sama yang seperti ini," kata Amin Sugandi di SMAN 2 Gunung Putri, pada Kamis (22/1/2026).
Dirinya juga mengatakan, sudah melakukan komunikasi dengan Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat terkait peristiwa robohnya ruang kelas
Ia menambahkan, peristiwa tersebut merupakan tanggung jawab bersama dan menyoroti agar para pelajar tidak mengalami gangguan terhadap Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
"Kalau menggunakan APBD provinsi ini bisa diselesaikan karena termasuk kepala sekolah juga sudah komunikasi dengan kepala dinas pendidikan provinsi terkait dengan ini," jelas dia.
Selain itu, dirinya juga mendorong revitalisasi seluruh bangunan SMAN 2 Gunung Putri agar tidak ada peristiwa serupa pada ruangan kelas lain.
"Ya saya menghendaki tadi sama Kepala sekolah seperti itu jadi ini nya direvitalisasi semuanya, ya itu untuk kekhawatiran jangan sampai seperti ini lagi," pungkasnya.
Sebelumnya, Kepala Sekolah SMAN 2 Gunung Putri Dede Sahidin menyatakan, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) diliburkan atas peristiwa robohnya ruang kelas.
Sumber: