Keluh Masyarakat Saat Kerja Tidak Linear dengan Bangku Pendidikan: Harus Kita Usahain

Keluh Masyarakat Saat Kerja Tidak Linear dengan Bangku Pendidikan: Harus Kita Usahain

Irwan (26) saat merapihkan barang dagangannya di wilayah Yasmin, Kota Bogor.-Regi Pratasyah Vasudewa-Radar Jabar

RADAR JABAR, BOGOR - Masyarakat kerap kali menjalankan hidupnya dengan ketidaksesuain. Beberapa diantaranya ilmu yang dimiliki dengan pekerjaan tidak selaras.

Bagi mereka yang tidak memiliki keselarasan ilmu pengetahuan dengan pekerjaan, harus tetap dijalani untuk menyambung kehidupan.

Irwan (26) lulusan sekolah teknik negeri di Kota Bogor dengan jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ) memulai kariernya menjadi penjual minuman es hingga penjual durian.

"Jualan es yang ada di drum gitu, jualan juga di warung pernah di Jalan Baru," kata Irwan di Yasmin, pada Jumat (16/1/2026).

BACA JUGA:Tanggalkan Ijazah Kampus Demi Jadi Penerus

BACA JUGA:Ratusan Siswa-Siswi SMP PCI Melakukan Perjalanan Bandung-Jogyakarta

Dia juga menyarankan, tidak perlu malu maupun gengsi tinggi bila bekerja melenceng jauh dari dunia pendidikan. Hal itu karena lapangan pekerjaan yang sulit.

Selain itu, kesadaran diri juga sangat penting agar dapat mandiri dalam memenuhi kebutuhan diri sendiri tanpa bergantung kepada orang lain.

"Khususnya di Indonesia ini, lapangan pekerjaan sulit terus baik dari keluarga atau kita sendiri harus mandiri, harus bisa memenuhi kebutuhan kita sendiri harus bisa semampu kita membantu ekonomi keluarga," ujarnya.

Ia mengaku, tidak pernah menyesal karena pekerjaan saat ini tidak linier dengan pendidikan yang pernah diambil. Hal itu disebabkan, karena kesungguhan hati dan keinginan kuat untuk hidup.

"Hidup itu ga selalu apa yang kita ingin itu tercapai, tapi harus kita usahain," ujarnya.

Sejauh ini, Irwan juga masih sering melamar pekerjaan melalui email apabila mendapat informasi lowongan pekerjaan dari media sosialnya.

BACA JUGA:Perumda Air Minum Tirta Raharja Sosialisasikan Pengembangan SPAM Bandung Timur di Pacet dan Ciparay

BACA JUGA:Dari Jembatan Sukabirus hingga Palasari, Pentahelix dan BBWS Citarum Sisir Titik Rawan Banjir di Dayeuhkolot

Sumber: