Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Wajibkan Pasar Pasang IoT

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Wajibkan Pasar Pasang IoT

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Wajibkan Pasar Pasang IoT--(Sumber Gambar: Pixabay)

RADAR JABAR, BOGOR - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten BOGOR mewacanakan, sistem Internet of Things (IoT) pada wilayah pasar.

IoT merupakan sistem yang dirancang untuk mendeteksi dan mencegah kebakaran. Diketahui, sistem tersebut memiliki sensor untuk memantau kondisi lingkungan seperti asap, suhu, dan kelembapan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor Yudi Santosa mengatakan, pemasangan IoT di pasar sebagai kontrol dari pihaknya untuk memitigasi maupun bergerak cepat ke wilayah pasar.

“Termasuk pasar kami wajibkan (pasang IoT). Karena kalau pasar biasanya malam ditinggal dan kejadian yang terjadi biasanya menjelang subuh,” kata Yudi pada Senin (12/1/2025). 

“Pada derajat tertentu itu akan memberikan sinyal ke kami. Kalau itu kebakaran, langsung berangkat, tanpa laporan pun nanti kami akan bisa dengan sendiri berangkat ke lokasi,” lanjut dia.

 

BACA JUGA:Pemkab Bogor Ungkap Belum Terima Komunikasi Resmi dari Pemkot Tangsel Terkait Kelola Sampah di Cileungsi

 

Ia menutur, pasar wajib memasang IoT untuk pihak Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan dapat memonitoring suhu panas.

“Itu salah satu tujuannya kenapa kami pasang IOT. Karena tidak setiap hari mereka standby melihat api,” katanya. 

Kendati begitu, pemasangan IoT akan dilakukan secara bertahap dan melalui mekanisme kerja sama. “Kalau yang IoT itu ke depan kami pasang, itu hanya yang bisa kerjasama itu butuh biaya,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor mengajak perusahaan dan toko untuk memasang Internet of Things (IoT).

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Yudi Santosa menjelaskan, pengembangan Simpadampro akan dipadukan dengan IoT para pengusaha.

"Jadi kalau misalnya sekarang ada panas yang lebih dari biasanya, dari lingkungan itu, terdeteksi oleh IoT itu, kita akan terkoneksi dengan aplikasi kita," jelas Yudi saat ditemui, pada Jumat (9/1/2026).

Sumber: