Usai Peras Warga, 6 Oknum Wartawan Ditangkap Polisi
Warga Cigudeg saat menggeruduk mobil yang ditumpangi keenam oknum wartawan--Istimewa
RADAR JABAR - Sejumlah oknum wartawan ditangkap pihak kepolisian karena mengaku sebagai Anggota Penegak Hukum (APH) untuk memeras warga Cigudeg.
Mulanya, enam orang tersebut datang menggunakan mobil jenis Avanza Veloz dan mengaku sebagai anggota dari Polres Bogor dan Polda Jabar.
Lalu, mereka mengambil gambar terhadap usaha korban dengan tujuan membuat ancaman. "Mengambil foto/video usaha korban untuk menakut-nakuti," kata Kapolsek Cigudeg AKP Budi Sehabudin, pada Senin (5/1/2026).
Ia melanjutkan, keenam oknum itu meminta uang damai ratusan juta agar tidak dibawa ke kantor kepolisian. Namun, seusai negoisasi terjadi kesepakatan untuk memberikan uang puluhan juta sebagai uang damai.
"Meminta uang damai sebesar Rp 100.000.000,- agar korban tidak dibawa ke kantor. Terjadi negosiasi hingga sepakat di angka Rp 35.000.000," lanjutnya.
Lebih jauh, AKP Budi mengatakan, warga sekitar mengetahui tindakan keenam oknum wartawan tersebut dan melakukan pengepungan.
"Untuk menghindari amuk massa, para pelaku diamankan dan dibawa ke Mako Polsek Cigudeg," katanya.
AKP Budi menyatakan, tidak ada keterlibatan anggota kepolisian dalam aksi pemerasan terhadap warga Cigudeg tersebut.
"Tidak ada keterlibatan anggota Polres Bogor, mereka adalah oknum wartawan yang mengaku sebagai anggota Polres dan Polda," pungkasnya.
Sumber: