Sekda Bogor Sebut Dua Dinas yang Operasi di Mal Hanya 3 sampai 4 Tahun
Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika saat memberikan keterangan.-Regi Pratasyah-Istimewa
RADAR JABAR - Sekretatis Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mengungkapkan, dua dinas yang beroperasi di mal sekitar tiga sampai empat tahun.
"3 tahunan, 3-4 tahun kalau ga salah. Milik mal (asetnya), meubelairnya kita," kata Ajat, pada Sabtu (3/1/2026).
Ia melanjutkan, rencana pembangunan kantor dinas untuk beroperasi di luar mal akan melihat perkembangan kedepannya.
Selain itu, dirinya juga mengungkapkan, sebuah clue dadi Bupati Bogor Rudy Susmanto yang menginginkan jumlah dinas lebih banyak.
Ajat menutur, penduduk Kabupaten Bogor sekitar 6 juta jiwa sedangkan Kota Bogor 1 juta jiwa dengan jumlah dinasnya yang sama.
"Kita lihat perkembangannya, dinamikanya kan macem-macem. Tapi kan clue dari pak bupati, kita 6 juta, kota Bogor 1 juta tapi dinasnya sama, harusnya lebih banyak," jelasnya.
"Makanya di UPT tuh kan ada satuan pelayanan banyak banget sekarang jadi UPT Bappenda dibuat seperti itu," lanjut dia.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengambil langkah tak biasa dalam mendekatkan pelayanan publik.
Bupati Bogor Rudy Susmanto meresmikan operasional dua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) di VIVO Mall, Sukaraja, Jumat (2/1).
Kebijakan ini sekaligus menjadi strategi menggerakkan kembali aktivitas ekonomi kawasan dan menjaga keberlangsungan investasi.
Rudy Susmanto menegaskan, kehadiran kantor pemerintahan di pusat perbelanjaan bukan sekadar relokasi, melainkan wujud kehadiran negara di ruang publik yang mudah diakses masyarakat.
“Ini bukan hanya memindahkan kantor ke mal. Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah di ruang publik yang dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, Pemkab Bogor berkewajiban menjaga iklim investasi di daerah. VIVO Mall yang telah berinvestasi, kata Rudy, perlu didukung dengan kolaborasi nyata antara pemerintah dan dunia usaha.
“Siapa pun yang sudah berinvestasi di Kabupaten Bogor, pemerintah wajib menjaga keberlangsungan investasinya. VIVO Mall sudah membangun dan berinvestasi, maka pemerintah hadir dan berkolaborasi,” tegasnya.
Sumber: